Wednesday, October 08, 2025

Pulang Setelah Tiga Bulan Hilang: Ambulans LAZISMU Jemput Jenazah Korban KMP Tunu Pratama dari Bali

jenazah korban KMP Tunu Pratama.



Pasuruan, 8 Oktober 2025 – Penantian selama tiga bulan berakhir dalam tangis haru bagi keluarga M. Syakur (45), warga Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Jenazah almarhum, yang hilang akibat tenggelamnya kapal penyeberangan KMP Tunu Pratama di Selat Bali, akhirnya dipulangkan dan dimakamkan di Pasuruan berkat bantuan layanan ambulans dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU).

Jenazah M. Syakur ditemukan pada Senin, 6 Oktober 2025, dan segera menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Umum Negara, Bali.

Kronologi Pemulangan Jenazah

Proses serah terima jenazah dari pihak kepolisian kepada keluarga dilakukan pada Selasa, 7 Oktober 2025, pukul 16.00 WITA. Operasi pemulangan jenazah ini melibatkan kolaborasi cepat antarlembaga filantropi Muhammadiyah:

  1. Pemberangkatan dari Bali: Jenazah diberangkatkan dari Negara, Bali, menuju Ketapang, Banyuwangi, menggunakan Ambulans LAZISMU Banyuwangi.

  2. Serah Terima Estafet I: Pukul 17.45 WIB, di perbatasan, peti jenazah dipindahkan ke Ambulans LAZISMU Kota Pasuruan yang telah menunggu, untuk meneruskan perjalanan ke rumah duka.

Jenazah M. Syakur tiba di rumah duka tepat pukul 20.45 WIB. Kedatangan peti jenazah yang dibawa Ambulans LAZISMU disambut isak tangis keluarga dan ratusan warga yang telah memadati kediaman almarhum. Tangis pecah seketika saat peti diturunkan, diikuti dengan doa bersama oleh masyarakat.

Setelah tiba, jenazah segera dibawa ke Masjid Krapyakrejo untuk dishalatkan, dan malam itu juga langsung dikebumikan di Pemakaman Umum Kelurahan Krapyakrejo.

Apresiasi Keluarga kepada LAZISMU

H. Hasan, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Pasuruan dan mewakili keluarga almarhum, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas peran LAZISMU.

"Kami sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISMU Kota Pasuruan dan Banyuwangi, yang telah memberikan kontribusinya sehingga almarhum bisa lancar kembali ke rumah dan langsung dimakamkan malam itu juga," tutur H. Hasan.

Pemulangan jenazah ini menjadi penutup pilu bagi keluarga korban KMP Tunu Pratama, sekaligus menunjukkan pentingnya peran aktif organisasi kemanusiaan dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok daerah. (*)

No comments: