Sunday, October 26, 2025

Kenapa nabi Muhammad tidak mau menerima shodaqoh, tapi bisa atau mau menerima hadiah? jelaskan dengan dalilnya.

Nabi Muhammad ﷺ tidak menerima sedekah tetapi menerima hadiah karena sedekah dianggap sebagai "kotoran" atau pembersih harta manusia, yang tidak pantas bagi Nabi dan keluarganya, sedangkan hadiah diberikan karena kecintaan atau penghormatan .
 
Berikut penjelasannya beserta dalilnya:
 
- Menjaga Kemuliaan Nabi dan Keluarga: Allah menjaga kemuliaan Nabi Muhammad ﷺ dan keluarganya dari segala kotoran dan dosa, sehingga mereka tidak layak menerima sedekah yang berasal dari harta manusia yang tidak suci. Keluarga Nabi juga diharamkan mengambil zakat karena zakat adalah "kotoran manusia" .

- Hadis tentang Sedekah dan Hadiah: Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bertanya tentang makanan yang diberikan kepadanya, "Apakah ini hadiah atau sedekah?" Jika itu sedekah, beliau ﷺ menyuruh sahabatnya untuk memakannya tetapi beliau sendiri tidak makan. Jika itu hadiah, beliau ﷺ menerimanya dan makan bersama mereka .

- Hadis Riwayat Muslim: Dalam sebuah hadis, Hasan, cucu Nabi ﷺ, memasukkan kurma zakat ke mulutnya. Nabi ﷺ menyuruhnya memuntahkannya dan bersabda, "Sesungguhnya tidak halal bagi kita (Nabi dan keturunannya) mengambil sedekah atau zakat" .

- Definisi Hadiah: Hadiah adalah pemberian sebagai kenang-kenangan, penghargaan, atau penghormatan, yang diberikan karena kecintaan atau penghormatan seseorang .

- Anjuran Menerima Hadiah: Dalam Islam, dianjurkan untuk saling memberi hadiah karena dapat meningkatkan tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling mencintai. Nabi ﷺ juga menganjurkan untuk tidak menolak hadiah .

- Rasulullah ﷺ Menerima Hadiah dari Non-Muslim: Rasulullah ﷺ juga menerima hadiah dari non-Muslim sebagai bagian dari menjaga hubungan baik, selama mereka tidak mengganggu dakwah Islam .

- Membalas Hadiah: Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ biasa menerima hadiah dan membalasnya. Ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ tidak ingin berutang budi dan selalu berusaha membalas kebaikan orang lain .

No comments: