Gus Baha:
Orang yang disibukkan membaca Quran sampai lupa berdoa, itu akan dikasih sesuatu di atas permintaannya. Karena (ada) tawasul melalui Kitabullah (Al-Quran).
Saya pernah ke Palestina, ziarah ke makam Kholilurrahman (Nabi Ibrahim). Teman saya mendoakan, sementara saya membaca Surat Ibrahim. Saya diberitahu, diberitahu, tapi saya tidak percaya. "Sudahlah, lupakan Surat Ibrahim, usah berdoa," katanya. Setelah saya baca, saya langsung ditelepon teman saya dari Jakarta, "Gus, ada travel ke Palestina. Kalau Gus ikut, saya daftarkan sekarang, ya ikut." Nah, ada yang menelepon. Karena memang hubungan saya (dengan Allah) sudah diatur seperti itu.
Saya baca hadis itu, saya hafalkan, jadi barokah terus. Saya yakin sekali, pokoknya orang yang sibuk dengan Quran, doanya pasti dikabulkan. Makanya saya jarang berdoa, tapi (doa saya) lebih keramat daripada doanya Anda, ya permasalahannya itu.
Nanti saya buka dengan bahasa yang mudah. Ini benar ada dalam hadis Imam Tirmidzi: Manahul Quran, sebagian dari manahud dzikr (Hati itu ada bagiannya untuk Al-Quran). Artinya, Quran itu juga zikir. Al-Quran ini adalah karunia dari Allah karena kesibukan (seseorang) membacanya sampai lupa berdoa.
Itu (orang yang lupa berdoa karena Quran) akan saya kasih sesuatu di atas permintaan orang-orang yang meminta. Anda berdoa sampai mati bareng istri. Nah, terima doa saya itu. Saya yakin, tidak bercanda, ini benar-benar serius. (*)
No comments:
Post a Comment