SIDOARJO – Proses evakuasi dan penanganan korban pasca ambruknya Musholla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Senin sore (29/9/2025) terus berlanjut hingga malam hari. Situasi terkini menunjukkan adanya puluhan santri yang dirawat akibat luka-luka, sementara tim SAR berhati-hati melakukan evakuasi karena masih terdengar tangisan korban di dalam reruntuhan.
RSUD Sidoarjo Merawat 34 Santri Luka, Tanpa Korban Jiwa
Di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, posko informasi darurat baru saja didirikan. Reporter SSFM Melitha Elaino melaporkan data terbaru per pukul 20.27 WIB:
Total Pasien Luka: Tercatat 34 pasien (santri) yang dirawat di RSUD dr. Soetomo Sidoarjo. Data ini bersifat sementara dan dapat bertambah.
Kondisi Pasien: Seluruh pasien yang terdata adalah korban luka ringan, meskipun detail kondisinya belum dijelaskan secara rinci karena masih dalam penanganan medis.
Korban Jiwa: Hingga laporan ini dibuat, belum ada data korban jiwa yang dilarikan ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo Sidoarjo.
Beberapa Nama Korban: Beberapa nama santri yang dirawat antara lain Muthar Sahid, Salman, Felix Mazam, dan Abdul Bari.
Data Korban di RS Delta Surya
Selain RSUD dr. Soetomo, empat santri korban juga dilarikan ke Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo. Dokter spesialis di sana telah siaga untuk tindakan segera (cito).
| Nama Pasien | Usia | Diagnosis Awal |
| Bahrul Ulum | 14 tahun | Trauma pelvis |
| Ahmadiyat | 13 tahun | Trauma kepala dan tangan |
| Nabil Nulhoiri | 16 tahun | Patah tangan kiri dan kaki kanan |
| M. Nasih | 15 tahun | Trauma pelvis |
Evakuasi Alat Berat Dihindari Karena Jeritan Korban
Dari lokasi kejadian di Ponpes Al Khoziny, Wildan Pratama melaporkan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.
Jeritan Terdengar: Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya, menyatakan bahwa timnya masih mendengar tangisan dan jeritan korban yang terjebak di dalam reruntuhan.
Fokus Penyelamatan: Tim SAR menghindari penggunaan alat berat (ekskavator) untuk evakuasi karena khawatir dapat menimbulkan runtuhan susulan yang mengancam nyawa korban yang masih terjebak hidup-hidup.
Prioritas Korban Hidup: Evakuasi malam ini difokuskan pada penyelamatan korban-korban yang masih hidup.
Korban yang Sudah Dievakuasi: Data sementara tim SAR telah mengevakuasi empat korban dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian dan penguraian puing-puing masih terus dilakukan oleh Tim SAR secara manual dan hati-hati. Data total korban luka dipastikan akan bertambah seiring berlanjutnya proses evakuasi. (*)
No comments:
Post a Comment