Masjid Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Dalam Al-Qur’an, kisah Nabi Yusuf `alayhis-salām diceritakan secara panjang dalam Surah Yūsuf. Menariknya, ada tiga peristiwa penting yang melibatkan baju (qamīṣ) Nabi Yusuf, masing-masing dengan makna yang mendalam:
1. Baju Yusuf yang Berlumuran Darah Palsu
📖 Surah Yūsuf [12]:18
Ketika saudara-saudara Yusuf melemparnya ke dalam sumur, mereka membawa bajunya yang telah dilumuri darah palsu kepada ayahnya, Nabi Ya’qub.
-
Makna: simbol kebohongan dan pengkhianatan saudara-saudaranya.
2. Baju Yusuf yang Robek dari Belakang
📖 Surah Yūsuf [12]:25–28
Saat Yusuf digoda oleh istri al-‘Aziz (Zulaikha), bajunya tertarik hingga robek di bagian belakang. Peristiwa ini menjadi bukti yang menyelamatkan Yusuf dari tuduhan palsu.
-
Makna: simbol kesucian, pembelaan, dan bukti kebenaran.
3. Baju Yusuf yang Membawa Kembali Penglihatan Nabi Ya’qub
📖 Surah Yūsuf [12]:93–96
Di akhir kisah, Yusuf mengirim bajunya kepada ayahnya. Ketika baju itu diletakkan di wajah Nabi Ya’qub, penglihatannya yang telah hilang kembali pulih.
-
Makna: simbol rahmat Allah, kesembuhan, dan kembalinya kebahagiaan keluarga.
✨ Ringkasnya:
-
Baju berdarah palsu → simbol pengkhianatan.
-
Baju robek dari belakang → simbol pembelaan kebenaran.
-
Baju yang menyembuhkan → simbol rahmat dan pemulihan.
Catatan dari Cintya Ponorogo
No comments:
Post a Comment