Friday, April 03, 2026

Halalbihalal Masjid Al Ukhuwah: Ustadz Abu Nasir Ingatkan Pentingnya Menuntaskan Urusan Kemanusiaan


PASURUAN – Masjid Al Ukhuwah menggelar peringatan Halalbihalal 1447 H dengan tema "Merajut Silaturrahim, Menguatkan Kebersamaan" pada Jumat (03/04/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, Ustadz Abu Nasir, sebagai penceramah utama.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abu Nasir menekankan tiga pilar utama untuk menjadi hamba yang selamat di hadapan Allah SWT, yaitu menjaga kemurnian iman, kebersihan Islam dari campuran yang merusak, dan penyelesaian urusan antar sesama manusia (*Ihsan*).

Menjaga Iman dan Amal Kebanggaan

Ustadz Abu Nasir mengingatkan jamaah untuk memastikan akidah mereka tuntas dan selamat dari segala bentuk kesyirikan. Menurutnya, hubungan pribadi dengan Allah akan "kelar" atau selesai dengan baik jika tidak ada noktah syirik dalam hati.

Beliau juga memotivasi jamaah untuk memiliki "amal kebanggaan" yang konsisten. Ia mencontohkan kisah sahabat Nabi yang mantap menghadap Allah dengan pahala syahid, serta kisah seorang dermawan yang selalu membawa uang receh untuk bersedekah di mana pun ia berada sebagai pegangan amalnya.

> "Apa amal kebanggaan Bapak dan Ibu di hadapan Allah nanti? Jika ketaatan istri kepada suami atau sedekah subuh dijadikan andalan, maka lakukanlah itu dengan sepenuhnya karena Allah," ujar Ustadz Abu Nasir di hadapan para jamaah.
Membersihkan Islam dari "Polusi" Akhir Zaman

Menyinggung kondisi akhir zaman, Ustadz Abu Nasir mengutip pesan Rasulullah SAW mengenai datangnya masa yang penuh dengan *duhon* (asap atau polusi). Dalam konteks syariat, *duhon* dimaknai sebagai munculnya kaum yang seolah-olah menjalankan sunnah, namun sebenarnya bukan berasal dari petunjuk Nabi.

"Bersihkan Islam kita dari segala campuran. Ikuti apa yang dicontohkan Rasulullah dan tinggalkan apa yang tidak beliau lakukan. Jika iman dan Islam kita sudah murni, maka urusan kita dengan Sang Khaliq akan menjadi ringan," tegasnya.

Menghalalkan Urusan Sesama di Dunia

Pesan paling krusial dalam momen Halalbihalal ini adalah mengenai hubungan antarmanusia (*muamalah*). Ustadz Abu Nasir mewanti-wanti agar tidak ada satu pun jamaah yang membawa urusan sengketa atau sakit hati hingga ke liang lahat.

Beliau menjelaskan bahwa di akhirat nanti, orang yang dizalimi akan menuntut haknya. Jika urusan tidak selesai di dunia, pahala amal saleh orang yang menyakiti akan diambil dan diberikan kepada korbannya. Jika pahalanya habis, maka dosa orang yang dizalimi justru akan ditimpakan kepada si penzalim.

> "Jangan menunggu mati untuk meminta maaf. Jika ada salah dengan suami, istri, tetangga, atau sesama jamaah, segera halalkan hari ini juga. Salaman, pandang matanya, ucapkan selawat, dan sebutkan kesalahannya agar benar-benar tuntas," pesannya. (*)

---

No comments: