Saturday, November 08, 2025

Peran Rama dalam Kemenangan Zoran Mamani


Kemenangan Zoran Mamani dalam pemilihan walikota New York adalah momen bersejarah, yang juga menjadikan istrinya, Rama Dwaji, sebagai "Ibu Negara" pertama kota itu. "Tidak ada orang yang lebih ingin kumiliki di sampingku pada momen ini dan setiap momen selain dia," ujar Zoran.

Namun, jangan berharap melihatnya berada di garis depan dengan pidato kampanye yang gegap gempita. Rama memilih untuk menjaga profil rendah sepanjang perlombaan suami tersebut, dan tampaknya itu adalah sebuah keputusan yang disengaja.

Lahir di Houston dari orang tua keturunan Suriah, Rama pindah ke Dubai pada usia sembilan tahun. Ia tumbuh dengan menghabiskan waktunya antara Texas dan Timur Tengah sebelum akhirnya menetap di New York. Dia memiliki bakat kreatif, dengan mempelajari ilustrasi dan esai visual di School of Visual Arts di New York. Meski memiliki latar belakang seni, ia memilih untuk menjauhkan kehidupan pribadinya dari sorotan publik.

Jadi, sementara Zoran memenuhi headline berita karena pencalonannya yang bersejarah, Rama justru bekerja di belakang layar untuk membantu membentuk citra dan identitas kampanyenya. "Dan saya harus berterima kasih kepada istri saya yang luar biasa," kata Zoran.

Sekarang, mari kita perjelas. Rama tidak berpidato atau sering muncul dalam kampanye. Dia bahkan jarang memposting tentang pemilihan tersebut. Satu-satunya komentar publiknya tentang pemilu datang setelah kemenangan mengejutkan Zoran di pemilihan pendahuluan, di mana dia hanya memposting, "Tidak bisa lebih bangga."

*Pengaruh Besar di Balik Layar*

Meski tidak berada di sorotan, pengaruhnya sangat besar. Rama membantu mendesain logo dan branding kampanye, menciptakan estetika warna kuning, oranye, dan biru yang mencolok yang menjadi ciri khas gerakan akar rumput Zoran. Dia menghadirkan nuansa vintage yang terinspirasi New York, menggabungkan oranye MetroCard, biru Mets, dan sedikit sentuhan merah pemadam kebakaran. Dan jangan lupa dengan font-nya. Jika Anda pernah berjalan-jalan di kota, Anda akan mengenali gaya yang mengingatkan pada "bodega" itu, mengacu pada tanda-tanda kuning mencolok yang membuat jalanan terasa begitu hidup.

Kombinasi warna yang mencolok ini langsung dikenali oleh warga New York. Kampanye Zoran tidak hanya tentang media sosial, tetapi juga tentang menjaga kesan "nyata". Dan itulah sesuatu yang berhasil dicapai Rama dengan sensibilitas digital yang dia bantu bentuk. Perasaan "viral" itu, di mana orang merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, ya, itu juga sebagian adalah hasil karyanya.

*Dukungan yang Teguh*

Dalam semua ini, Rama selalu ada di samping Zoran. Ketika dia memilih dalam pemilihan pendahuluan, Rama ada di sisinya. Dia bahkan menemaninya di acara The Daily Show. Dan ketika Zoran menyampaikan pidato rapat terakhirnya, Rama ada di antara kerumunan bersama lebih dari 10.000 pendukung yang bersorak memberinya semangat. Dukungan yang tenang namun stabil seperti inilah yang benar-benar membantu mendorong Zoran hingga ke posisinya sekarang.

Jadi, meski mungkin tidak berada di depan panggung, jejak Rama dapat ditemukan di mana-mana dalam kampanye ini. Dan di balik setiap kemenangan, ada kerja keras yang tidak selalu kita lihat.

*Mengenal Rama, Seniman Berbakat*

Zoran sangat fokus pada kampanye, hampir tidak ada sepatah kata pun tentang kehidupan pribadinya. "Kami harus mendapatkan dukungan," katanya. Jadi, ketika Rama melakukan penampilan besar pertamanya pada malam pemilihan dengan berdiri di sampingnya, orang-orang penasaran. Siapakah dia?

Ternyata, Rama adalah seorang seniman Suriah berbakat yang berkecimpung di bidang ilustrasi dan animasi. Karyanya telah ditampilkan di Washington Post dan The New Yorker, dan dia bahkan membuat poster untuk acara-acara di seluruh kota. Pada dasarnya, dia adalah tipe orang yang menyampaikan lebih banyak melalui seninya daripada yang bisa disampaikan oleh konferensi pers mana pun. Dan jujur saja, bagus untuknya.

*Pertemuan Melalui Aplikasi Kencan*

Jadi, bagaimana cara mereka bertemu? Bukan melalui politik, dan bukan juga di pembukaan galeri seni. Mereka ternyata bertemu melalui Hinge. Ya, aplikasi kencan yang sama yang mungkin telah Anda hapus dan instal ulang belasan kali. "Saya bertemu istri saya di Hinge, jadi masih ada harapan di aplikasi kencan那些 (those) aplikasi kencan. Tim PR Hinge, apakah kalian memperhatikan?"

Dan ya, mereka sudah menikah. Zoran berbagi dalam sebuah wawancara bahwa mereka mengikat tali pernikahan dalam upacara sipil awal tahun ini di kantor catatan sipil kota. Namun sebelum itu, mereka mengadakan perayaan di Dubai bersama keluarga Rama. Foto-foto dari acara tersebut menunjukkan pertemuan yang penuh sukacita, dan terlepas dari klaim beberapa kritikus online, tempatnya tidak bisa dibilang berlebihan. Menurut laporan, biaya upacara di sana sekitar $72 per tamu. Jadi, pada dasarnya sama dengan makan malam dan minuman di Manhattan.

*Menghadapi Troll dan Kritik*

Namun, begitu hubungan mereka terungkap, para "troll" mulai berdatangan. Mereka menuduh Mamani menyembunyikan istrinya dan mengkritik Rama karena mendukung gerakan pro-Palestina melalui seninya. Beberapa bahkan berusaha menjadikan perayaan Dubai mereka sebagai semacam skandal, tetapi Mamani tidak tinggal diam. Dia memposting foto-foto dari upacara sipil mereka di Instagram dan menanggapi situasi tersebut secara langsung.

Dia menulis, "Tiga bulan lalu, saya menikahi cinta hidup saya, Rama. Sekarang troll sayap kanan berusaha menjadikan perlombaan ini, yang seharusnya tentang Anda, menjadi tentang dia." Dan dia melanjutkan, "Rama bukan hanya istri saya. Dia adalah seniman yang luar biasa yang pantas dikenal atas dirinya sendiri. Anda dapat mengkritik pandangan saya, tetapi bukan keluarga saya." Sebuah tanggapan yang jelas dan powerful. "Kita harus berdiri dan melawan."

Sementara Rama sebagian besar tetap diam throughout semua ini, dia memposting pesan manis pada hari pemilihan. Itu adalah unggahan foto berisi beberapa gambar lucu dari bilik foto dari perayaan Idul Fitri, swaberkas "saya sudah memilih" yang klasik, dan bahkan foto masa kecil Zoran yang jujur saja layak menjadi iklan kampanye. Captionnya sederhana, "Tidak bisa lebih bangga." Oh, betapa manisnya!

*Latar Belakang Keluarga Zoran yang Mengagumkan*

Pencalonan Zoran Mamani sebagai walikota New York sudah menjadi berita, tidak hanya karena politik progresifnya yang berani, tetapi juga untuk kisah keluarga yang menarik di baliknya.

Zoran lahir di Kampala, Uganda, lima tahun setelah ayahnya, Mahmood Mamdani, kembali ke kampung halamannya dari pengasingan. Mahmood, salah satu pemikir politik paling terhormat di Afrika, diusir dari Uganda pada tahun 1972 oleh diktator Idi Amin karena etnis India-nya. Kemudian pada tahun 1984, pemerintah Milton Obote bahkan mencabut kewarganegaraannya sama sekali karena dia berbicara menentang kebijakan mereka. Tanpa kewarganegaraan tetapi tidak goyah, Mahmood akhirnya kembali pada tahun 1986, bertekad untuk membangun kembali.

Ibu Zoran, tidak lain adalah Mira Nair, sutradara pemenang penghargaan di balik film "Monsoon Wedding" dan "Mississippi Masala". Ya, Mira Nair itu, yang membuat Denzel Washington tergila-gila di layar jauh sebelum dia dinobatkan sebagai pria terganteng. "Film adalah penyakit dan Anda harus sakit, dan saya super sakit," canda Mira dalam sebuah wawancara.

Bersama-sama, mereka adalah pasangan yang sangat berpengaruh. Keduanya lulusan Harvard, keduanya adalah suara global, dan keduanya sangat berkomitmen pada seni dan aktivisme. Mahmood saat ini mengajar di Universitas Columbia. Jadi, tidak mengherankan jika putra mereka tumbuh dalam percakapan tentang keadilan, politik, dan bercerita, kadang-kadang semuanya sekaligus.

*Masa Kecil dan Perjalanan Zoran*

Setelah tinggal di Uganda, keluarga itu pindah ke Afrika Selatan ketika Zoran berusia lima tahun, dan kemudian ke New York ketika dia berusia tujuh tahun. Pada saat dia memasuki sekolah menengah, dia sudah fasih melintasi dunia – budaya, politik, dan harfiah. Dia lulus dari Bronx High School of Science dan kemudian mendapatkan gelar dalam studi Afrika dari Bowdoin College di Maine.

Sebelum terjun ke politik, Zoran bekerja sebagai konsultan perumahan, memerangi penggusuran di seluruh kota New York. Dia menggambarkan masa itu sebagai periode yang transformatif, titik di mana idealismenya bertemu dengan kenyataan.

Tapi inilah twist-nya. Dia juga memiliki sisi kreatif. Untuk sementara waktu, Zoran memproduksi musik hip-hop dengan nama panggung Mr. Cardamom, memadukan pengaruh artistik ibunya dengan kehidupan kota yang keras. "*Chop, chop, chop it up,*" adalah salah satu liriknya.

Selama setahun terakhir, Mira bahkan mengambil istirahat dari pembuatan film untuk mendukung kampanye putranya, memasak biryani dan ayam untuk relawan kampanye. Ayahnya, yang sekarang berusia 79 tahun, berkata dengan senyum, "Kami tidak pernah menyangka akan menjadi orang tua dari seorang calon walikota."

---
*Catatan: Beberapa nama (So Ran, Rama Dwaji, Oramama, Saurin, Zoron, Maani, mom Donnie, Mera Naire, Mimmude, Mir) dikoreksi menjadi Zoran Mamani, Rama, Mahmood Mamdani, dan Mira Nair berdasarkan konteks dan referensi publik. Beberapa frasa yang terlihat salah ketik atau kurang jelas juga telah disesuaikan untuk kelancaran.*

Friday, November 07, 2025

Siswa/Santri SPEAM Pasuruan Soroti Kerusakan Bumi: Peringatan Gas Rumah Kaca di Mimbar


PASURUAN – Masjid At-Taqwa Jagalan, Pasuruan, pada Jumat (7/11/2025) disuguhkan khutbah yang tajam dan berbasis data mengenai krisis lingkungan global. Khutbah Jumat tersebut disampaikan oleh Ustadz Muhammad Galih, seorang siswa kelas XI dari Pesantren SPEAM Pasuruan, yang menyerukan jamaah untuk waspada terhadap kerusakan bumi (fasad) akibat ulah manusia.

Dalam khutbahnya, Muhammad Galih memulai dengan wasiat takwa, menekankan bahwa menjaga dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT adalah perintah abadi bagi umat manusia (mengutip QS. An-Nisa: 131). Selanjutnya, ia membawa jemaah menyelami realitas bumi yang sudah menua dan ancaman nyata terhadap dua komponen vital kehidupan: atmosfer (udara) dan hidrosfer (air).

Data Mengejutkan Industri Peternakan

Galih secara lugas memaparkan data mengejutkan mengenai penghasil emisi gas rumah kaca. Ia menyampaikan bahwa kerusakan lingkungan kini tidak hanya disebabkan oleh transportasi, tetapi justru oleh sektor-sektor yang mungkin luput dari perhatian publik.
"Industri peternakan merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar, yaitu 18 persen," tegasnya. 

Angka ini, menurutnya, lebih banyak dari gabungan emisi seluruh transportasi di dunia yang hanya 13 persen.

Lebih lanjut, ia merinci komposisi emisi tersebut, menyoroti bahaya gas Metana dan Nitro Dioksida yang jauh lebih kuat dari Karbon Dioksida:

Metana: Menyumbang 30% emisi gas rumah kaca, dengan efek pemanasan 79 kali lebih kuat dari CO2.

Nitro Dioksida: Menyumbang 68% emisi, dengan efek pemanasan yang bahkan 290 kali lebih kuat dari CO2.

Emisi inilah, menurutnya, yang secara langsung mengubah pola ketersediaan air minum dan mengganggu siklus hidrologi, selain masalah pencemaran air yang melanda dua pertiga dunia.

Kerusakan Bumi Akibat Tangan Manusia

Ustadz Galih kemudian memperkuat seruannya dengan landasan teologis. Ia mengutip Surah Ar-Rum ayat 41:

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka.”

Ia mengklasifikasikan penyebab kerusakan bumi menjadi dua kategori, merujuk pada tafsir Ibnu Qayyim dan Ilham Ash-Shurfani:

Penyebab Tidak Langsung (Spiritual): Yaitu syirik kepada Allah dan maksiat, yang secara tidak langsung mengundang bencana.

Penyebab Langsung (Fisik): Yaitu aktivitas manusia yang dampaknya bisa langsung diukur, seperti penebangan pohon secara liar (illegal logging), berkurangnya lahan hijau, dan aktivitas yang mencemari udara.

Tiga Langkah Pencegahan

Menutup khutbahnya, siswa kelas XI ini menawarkan tiga solusi praktis dan mendesak yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah kerusakan bumi:

Jaga Ekosistem: Tidak mengganggu ekosistem termasuk tumbuhan dan hewan.

Kurangi Sampah Plastik: Melakukan upaya nyata dalam mereduksi limbah plastik.

Rehabilitasi: Melakukan penanaman kembali (rehabilitasi) untuk mengatasi kondisi udara yang sudah sangat tercemar.

Ustadz Muhammad Galih mengakhiri khutbah dengan doa, berharap kesadaran kolektif ini dapat menjadikan bumi yang dicintai terbebas dari kerusakan, dan alam dapat kembali asli serta aman. Khutbah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari ajaran takwa. (*)

Firnas Muttaqin

Thursday, November 06, 2025

Tonggak Baru Kepemimpinan: Putri Betyas Nakhoda Baru SMP SPEAM Pasuruan


PASURUAN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) SPEAM Kota Pasuruan resmi menyambut era kepemimpinan baru. Putri Betyas Noer Fadilah, S.Pd., dilantik sebagai Kepala Sekolah untuk masa bakti 2025–2029 dalam sebuah upacara khidmat di Aula Pesantren SPEAM Putri, Kamis (6/11/2025). Ia menggantikan Ustadz Rozaqqul Hasan, yang telah memimpin lembaga tersebut sejak tahun 2018.Acara serah terima jabatan (sertijab) ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., Sekretaris PDM M Nur Yasin, Pengawas Dinas Pendidikan Ibu Citra Dwi Wijayanti, serta jajaran Majelis Dikdasmen, Mudhir Pesantren, dewan guru, dan karyawan.

Mandat Tiga Pilar 'Focus on Learning'

Dalam sambutan kuncinya, Ketua PDM Dr. H. Abu Nasir, M.Ag, memberikan apresiasi mendalam atas perjuangan keras yang telah dilalui SPEAM. Beliau menyebut bahwa pesantren telah melewati masa pasang surut yang sulit dan berhasil establish berkat dedikasi para pimpinan terdahulu, khususnya Ustadz Rozaqqul Hasan.Kepada Kepala Sekolah yang baru, Dr. Abu Nasir menitipkan mandat tegas untuk menjalankan 'Focus on Learning' yang berpijak pada tiga pilar utama pendidikan pesantren:

1. Pembelajaran Kurikulum Nasional: Memastikan anak didik siap melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Keunggulan Inti dan Ismuba: 
Memaksimalkan keunggulan khas SPEAM—Tahfidz, Entrepreneurship, dan Bahasa (Arab-Inggris)—sebagai identitas lembaga.Tradisi dan Budaya Pesantren: 

3. Memperkuat budaya baik seperti kejujuran (contohnya, melalui kantin kejujuran), kedisiplinan, ketertiban, dan kebersihan."Yang kita lakukan adalah menstimulus santri-santri, bukan diri kita. Diri kita menjadi contoh," tegas Dr. Abu Nasir, menekankan bahwa pimpinan harus menjadi teladan bagi para peserta didik.

Komitmen Melayani dengan Hati

Setelah pembacaan Surat Keputusan PDM dan pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Dikdasmen Ustadz Muhammad Fathoni, Kepala Sekolah baru, Putri Betyas Noer Fadilah, S.Pd., menyampaikan komitmennya.Beliau menerima amanah tersebut dengan rasa syukur dan rendah hati, menegaskan bahwa SPEAM adalah wadah untuk melahirkan generasi berkemajuan. 

"Saya meyakini sebuah kemajuan dan perubahan SMP SPEAM tidak hanya dibutuhkan oleh satu orang saja, melainkan dari kebersamaan, keikhlasan, dan juga etos kerja kolektif dari kita bersama," ujar Ustazah Putri.

Beliau juga mengutip pesan inspiratif K.H. Ahmad Dahlan, "Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari penghidupan di Muhammadiyah," sebagai landasan untuk bekerja dengan hati, melayani dengan perhatian dan kasih sayang, serta berjuang dengan gembira.

Selamat Jalan, Pemimpin Perintis

Momen mengharukan terjadi saat Ustadz Rozaqqul Hasan menyampaikan sambutan perpisahannya. Beliau mengenang perjuangan berat sejak menjabat tahun 2018, mulai dari mengatasi tantangan administrasi (syarat sertifikasi kepala sekolah) hingga masalah darurat pesantren seperti krisis air minum, mahalnya sistem katering, dan minimnya SDM pengasuh (musrif).

"Saya sempat menyampaikan, demi kebaikan lembaga, saya mohon jabatan Kepala Sekolah ini diganti... Kasihan anak-anak," kenangnya, yang menunjukkan besarnya tanggung jawab yang diemban.

Ustadz Rozaq menyampaikan permohonan pamitnya karena akan melanjutkan pengabdian ke Bojonegoro dengan niat merintis pesantren baru. Beliau berharap Kepala Sekolah baru dapat menyempurnakan program dan terus mengembangkan SPEAM.

Sementara itu, Pengawas Dinas Pendidikan Ibu Citra Dwi Wijayanti turut memberikan dukungan penuh, menyatakan keyakinannya bahwa SMP SPEAM akan semakin maju di bawah kepemimpinan Ustadzah Putri, seraya menegaskan komitmen Dinas untuk terus bersinergi membesarkan amal usaha Muhammadiyah. (*)

Firnas Muttaqin

https://mediaonlinenasional.com/tonggak-baru-kepemimpinan-putri-betyas-nakhoda-baru-smp-speam-pasuruan/

Wednesday, November 05, 2025

Bacaan Sholat



🕋 Panduan Bacaan Shalat Lengkap dan Artinya

1. Takbiratul Ihram (Berdiri Tegak)

Mengangkat kedua tangan sejajar telinga sambil mengucapkan:

Bacaan ArabLatinArti
اَللَّهُ أَكْبَرُAllāhu AkbarAllah Maha Besar

2. Doa Iftitah (Sunnah - Setelah Takbir)

Setelah Takbiratul Ihram, tangan bersedekap, lalu membaca Doa Iftitah (versi umum):

Bacaan Arab (Ringkasan)Latin (Ringkasan)Arti
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا... وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.Allāhu akbar kabīrā, wal ḥamdu lillāhi katsīrā... wa anā minal muslimīn.Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Zat yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan... dan aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri).

3. Membaca Al-Fatihah (Rukun)

Membaca Basmalah, lalu Surah Al-Fatihah:

Bacaan Arab (Ringkasan)Latin (Ringkasan)Arti
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِBismillāhir-raḥmānir-raḥīmDengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ... وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖAl-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn... wa laḍ-ḍāllīn.Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
آمِيْنĀmīnKabulkanlah.

Setelah Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah/ayat Al-Qur'an (sunnah).

4. Ruku' (Membungkuk)

Mengangkat tangan sambil mengucapkan Allāhu Akbar, lalu ruku' dan membaca (3 kali):

Bacaan ArabLatinArti
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِSubḥāna rabbiyal 'aẓīmi wa biḥamdihMaha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.

5. I'tidal (Bangun dari Ruku')

Mengangkat tangan saat bangkit sambil mengucapkan:

Bacaan ArabLatinArti
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُSami'allāhu liman ḥamidahAllah mendengar orang yang memuji-Nya.

Setelah berdiri tegak, membaca:

Bacaan ArabLatinArti
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُRabbanā lakal ḥamdu mil'us-samāwāti wa mil'ul-arḍi wa mil'u mā syi'ta min syai'in ba'duYa Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa pun yang Engkau kehendaki setelah itu.

6. Sujud (Pertama)

Turun sujud sambil mengucapkan Allāhu Akbar, lalu membaca (3 kali):

Bacaan ArabLatinArti
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِSubḥāna rabbiyal a'lā wa biḥamdihMaha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.

7. Duduk di Antara Dua Sujud

Bangkit dari sujud sambil mengucapkan Allāhu Akbar, lalu duduk dan membaca:

Bacaan ArabLatinArti
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّيRabbighfirlī warḥamnī wajburnī warfa'nī warzuqnī wahdinī wa 'āfinī wa'fu 'annīYa Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku.

8. Sujud (Kedua)

Kembali sujud sambil mengucapkan Allāhu Akbar, lalu membaca bacaan sujud yang sama.

9. Tasyahud (Tahiyat) Awal (Untuk Shalat 3 atau 4 Rakaat)

Duduk setelah rakaat kedua sambil membaca:

Bacaan Arab (Ringkasan)Latin (Ringkasan)Arti
اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ... عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.At-taḥiyyātul mubārakātus ṣalawātut ṭayyibātu lillāh... Muḥammadan 'abduhū wa rasūluh.Segala penghormatan, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah atasmu, wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Semoga keselamatan tercurah atas kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Jika shalat 3 atau 4 rakaat, setelah Tahiyat Awal ini, langsung berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya.

10. Tasyahud (Tahiyat) Akhir (Rakaat Terakhir)

Membaca bacaan Tasyahud Awal (lengkap) dan ditambah Shalawat Ibrāhīmiyyah:

Bacaan Arab (Ringkasan)Latin (Ringkasan)Arti
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ... إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.Allāhumma ṣalli 'alā Muḥammadin... innaka ḥamīdum majīd.Ya Allah, berikanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad... Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

11. Salam (Menoleh ke Kanan dan Kiri)

Mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan, lalu ke kiri, mengakhiri shalat:

Bacaan ArabLatinArti
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِAs-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāhKeselamatan dan rahmat Allah semoga menyertai kalian.

Apakah Anda ingin saya menampilkan salah satu bacaan di atas secara lengkap tulisan Arabnya, atau ingin mengetahui doa-doa setelah shalat?

BPJS Kesehatan Luncurkan Program "New Rehab 2.0", Solusi Cicilan Tunggakan Iuran JKN yang Lebih Luas


PASURUAN, 5 November 2025 – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menghadirkan solusi bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran melalui program "Rehab" atau Restrukturisasi Pembiayaan. Inisiatif yang kini telah berkembang menjadi "New Rehab 2.0" ini diperkenalkan secara luas dalam talk show Ramapati bersama JKN Pasuruan Raya, Rabu (5/11/2025).

Dodit Rusdiyanto, Staf Penagihan dan Keuangan Cabang BPJS Kesehatan Pasuruan, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan evolusi program ini. "Konsep Rehab terbentuk pada 2021 dan diluncurkan pada Januari 2022. Karena banyak peminat, kanal pendaftarannya diperluas pada 2023. Kini, New Rehab 2.0 memperluas segmen pesertanya," jelas Dodit.

Perluasan Segmen Peserta

Perbedaan utama New Rehab 2.0 terletak pada cakupan pesertanya. Jika sebelumnya program ini hanya tersedia untuk peserta mandiri (Peserta Bukan Penerima Upah/PBPU), kini program ini juga mengakomodir *peserta alih segmen*.

"Peserta alih segmen adalah mereka yang sebelumnya adalah peserta mandiri, lalu beralih status menjadi peserta dari badan usaha (perusahaan) atau ASN, namun masih menyisakan tunggakan iuran pada nomor kepesertaannya yang lama. Tunggakan ini harus diselesaikan, terutama jika mereka ingin melakukan alih segmen lagi di masa depan. New Rehab 2.0 memberikan solusi untuk mencicil tunggakan tersebut," papar Dodit.

Syarat dan Cara Pendaftaran

Syarat utama untuk mengikuti program ini adalah memiliki tunggakan iuran. Berikut rinciannya:
1.  *Peserta PBPU Mandiri:* Memiliki tunggakan 4 bulan hingga maksimal 2 tahun. Masa cicilan diberikan hingga *12 kali*.
2.  *Peserta Alih Segmen:* Memiliki tunggakan minimal *2 bulan*. Masa cicilan bisa hingga *36 kali* dengan angsuran minimal *Rp 35.000* per bulan.

Dodit menekankan bahwa cara pendaftaran yang paling mudah dan cepat adalah melalui *aplikasi Mobile JKN*.
"Peserta cukup membuka aplikasi, dan jika ada tunggakan, opsi 'New Rehab' akan muncul. Sistem akan secara otomatis memfilter segmen peserta dan menampilkan pilihan jumlah cicilan yang bisa dipilih sesuai kemampuan keuangan peserta," ujarnya.

Setelah memilih skema cicilan, peserta dapat melakukan pembayaran pertama satu jam kemudian melalui virtual account yang sama seperti pembayaran iuran rutin, tanpa biaya administrasi tambahan.

Kepesertaan Aktif Setelah Lunas

Penting untuk dicatat bahwa status kepesertaan peserta *belum aktif* selama masih dalam proses cicilan.
"Kepesertaan akan aktif kembali setelah seluruh cicilan dilunasi. Namun, peserta yang ingin mempercepat pengaktifan dapat melakukan *pelunasan lebih cepat* melalui aplikasi Mobile JKN atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Begitu dilunasi, status akan aktif secara langsung pada hari itu juga," jelas Dodit.

Menjawab Isu Pemutihan Tunggakan

Menanggapi pertanyaan pendengar mengenai isu pemutihan (penghapusan) tunggakan iuran, Dodit menyatakan bahwa BPJS Kesehatan mengapresiasi perhatian pemerintah.
"Namun, perlu kami sampaikan bahwa saat ini pemerintah masih dalam proses merumuskan regulasinya dengan melibatkan berbagai pihak. Sebagai badan hukum publik, kami siap menjalankan keputusan yang ditetapkan pemerintah. Untuk saat ini, regulasi resmi tentang pemutihan belum diterbitkan," tegasnya.

*Solusi Nyata Bagi Masyarakat*

Dodit menutup dengan mengajak masyarakat memanfaatkan program ini. "Dengan New Rehab 2.0, BPJS Kesehatan menghadirkan solusi untuk meringankan tagihan tunggakan. Daripada membayar sekaligus yang memberatkan, program ini memberikan kemudahan mengangsur. Silakan daftar melalui Mobile JKN atau kantor BPJS Kesehatan terdekat," pungkasnya.

Program New Rehab 2.0 diharapkan dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk melunasi kewajibannya sehingga dapat kembali mendapatkan manfaat perlindungan kesehatan JKN-KIS secara aktif. (*)

Firnas Muttaqin

Nasihat Ustadz/Gus Baha tentang Keutamaan Orang yang Sibuk dengan Al-Qur'an


1. Kisah Pengalaman Pribadi: Doa Terkabul karena Membaca Surat Ibrahim

Disampaikan oleh Ustadz / Gus Baha:

> "Orang yang disibukkan dengan *nderes* (membaca/meng-khatamkan) Al-Qur'an sampai lupa berdoa, itu akan diberi sesuatu melebihi permintaan orang yang meminta. Karena ia bertawasul dengan *bikitabillah* (dengan Kitabullah)."

"Saya pernah ke Palestina untuk ziarah ke *Kholilurrahman* (Nabi Ibrahim, kekasih Allah Yang Maha Pengasih). Itu, teman saya, doa saya waktu itu saya baca Surat Ibrahim. Saya katakan, 'Saya beri tahukan, saya beri tahukan, kamu tidak percaya? Sudah, percayalah baca Surat Ibrahim, tidak usah berdoa panjang-lebar.' Doa itu, setelah saya baca (Surat Ibrahim), saya terus ditelepon teman saya dari Jakarta, 'Gus, ada travel ke Palestina, kalau Anda ikut, saya daftarkan sekarang.' 'Ya, ikut.'"

2. Penjelasan: Allah yang "Mempermainkan" Hubungan Hamba dengan-Nya

> "Nanti ada yang menelepon, karena saya ini sudah 'diakal-akali' (diatur) hubungan saya dengan Tuhan. Sudah diakali. Saya baca hadits itu, saya *figura* (bayangkan/renungkan) sampai hafal barokahnya, lalu jadi yakin sekali."

Intinya: Orang yang sibuk dengan Al-Qur'an, pasti doanya cepat dikabulkan. Makanya saya jarang berdoa (panjang), tapi (doa saya) lebih mustajab daripada Anda.

3. Dasar Hadits dan Ayat

Perkara ini, saya buka berdasarkan bahasa (arti) hadits ini. Coba Anda renungkan, ternyata benar ada (dasarannya).

Hadits dari Imam Tirmidzi:

> *مَنْ شَغَلَهُ الْقُرْآنُ وَذِكْرِي عَنْ مَسْأَلَتِي أَعْطَيْتُهُ أَفْضَلَ مَا أُعْطِي السَّائِلِينَ*
> "Barangsiapa yang disibukkan oleh Al-Qur'an dan dzikir kepada-Ku dari meminta kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta."
> (HR. Tirmidzi, ia berkata: Hadits hasan gharib).

Maknanya: Dzikir itu juga termasuk Al-Qur'an. "Allah.. Qur'an.." (maksudnya, membaca Al-Qur'an adalah dzikir yang paling utama). Karena seringnya (sibuk dengan Al-Qur'an) sampai lupa berdoa, maka akan Aku berikan di atas permintaan orang-orang yang meminta.

4. Penutup: Seruan untuk Mempercayai Janji Ini

> "Sampeyan doa sampai mati, itu (mungkin) belum diterima. Istri Anda, 'Ayo terima doa saya ini!' Doa saya itu, apakah tidak (mustajab)? Saya tidak main-main, sungguhan."

---
Ringkasan Inti Nasihat:

1.  Keutamaan Utama: Orang yang sibuk membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an (hingga kadang lupa untuk meminta hal-hal duniawi) justru akan diberikan oleh Allah melebihi apa yang diberikan kepada orang yang tekun meminta.
2.  Mekanisme: Ini adalah bentuk *tawasul* dengan Al-Qur'an (*bikitabillah*). Allah menghargai kesibukan hamba-Nya dengan Kitab-Nya dan menganggapnya sebagai permohonan yang lebih mulia.
3.  Dasar Hukum: Terdapat hadits hasan dari Imam Tirmidzi yang secara tegas menjelaskan janji ini.
4.  Kesaksian: Gus Baha membagikan pengalaman pribadinya dimana doanya (dengan membaca Surat Ibrahim) langsung diijabah dengan tawaran perjalanan ke Palestina, tanpa perlu berdoa dengan panjang lebar.

Dengan demikian, nasihat ini mendorong kita untuk menjadikan interaksi dengan Al-Qur'an sebagai aktivitas utama, dan meyakini bahwa pahala serta karunia Allah yang mengiringinya akan jauh lebih besar dan lebih utama. (*)

Firnas Muttaqin 

https://youtube.com/shorts/7wawVlz9tMc?si=dF2CcyEdm-xZY58x
_____

Zohran Mamdani Terpilih sebagai Walikota Muslim Pertama dan Termuda di New York

Matahari mungkin telah terbenam atas kota kami sore ini, namun sebuah era baru dalam politik New York telah dimulai. Zohran Mamdani, politisi muda Partai Demokrat berusia 34 tahun, terpilih sebagai walikota muslim pertama sekaligus yang termuda dalam sejarah New York. Kemenangannya menjadi tonggak sejarah baru di kota terbesar di Amerika Serikat ini dan memicu perdebatan di internal partainya.

Mamdani, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota parlemen negara bagian New York dan aktivis progresif, berhasil mengalahkan kandidat independen, mantan Gubernur Demokrat Andrew Cuomo. Cuomo gagal bangkit dari skandal pelecehan seksual yang menjatuhkannya empat tahun lalu. Kemenangan Mamdani disebut-sebut sebagai hasil dari kampanye akar rumput yang solid, strategi media sosial yang efektif, serta dukungan kuat dari komunitas minoritas dan generasi muda.

Sebagai walikota, ia mengusung visi untuk menciptakan kota yang setara, inklusif, dan berkeadilan sosial di tengah ketimpangan ekonomi yang masih tinggi. Mamdani dikenal vokal menyuarakan isu-isu seperti perumahan terjangkau, reformasi kepolisian, dan kebijakan pajak progresif untuk memperkuat layanan publik.

Namun, keberhasilannya menimbulkan ketegangan di tubuh Partai Demokrat. Sebagian pihak menilai pendekatannya yang terlalu progresif berpotensi menjauhkan pemilih moderat. Di sisi lain, dukungan terbuka Donald Trump kepada Cuomo justru dinilai memperkuat posisi Mamdani di mata pemilih yang menolak campur tangan politik dari Washington. (*)

https://youtu.be/BuH6t0cbys8?si=chg0N21RqFYf_lop

___

Tuesday, November 04, 2025

Merajut Persatuan Umat: PDM dan AHLUL BAIT INDONESIA Pasuruan Jajaki Kolaborasi Dakwah


Pasuruan, 4 November 2025 – Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan pada hari Selasa (4/11/2025) menjadi lokasi pertemuan bersejarah antara pengurus PDM dan Dewan Pimpinan Daerah AHLUL BAIT INDONESIA (ABI) Kota Pasuruan. Kunjungan silaturahmi dari ABI ini bertujuan untuk merajut persatuan umat Islam dan menjajaki potensi kerjasama ke depan.

ABI Ingin Belajar dan Berkolaborasi

Hud Assegaf dari ABI Kota Pasuruan menyampaikan bahwa kunjungan ini memiliki dua tujuan utama: pertama, bersilaturahmi, dan kedua, mencari masukan dan bimbingan dari Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat Islam yang jauh lebih tua dan berpengalaman.

"Kami sebagai organisasi yang baru butuh bimbingan dari Muhammadiyah, sehingga ke depannya bisa kita sinergikan kerjasama," ujar Hud.

Inti dari semangat pertemuan ini, menurut ABI, adalah keinginan untuk merangkul semua umat Islam karena memiliki Tuhan, Nabi, dan kiblat yang sama. Mereka ingin merajut kerukunan, berkhidmat, dan berbuat bersama untuk sesama muslim dan anak bangsa.

ABI juga memperkenalkan sayap otonom baru mereka, *ABI Responsif*, yang lahir dari pengalaman berkhidmat di masa pandemi COVID-19 dan kini bertransformasi menjadi layanan ambulans.

PDM Usung Risalah Islam Berkemajuan

Menanggapi niat baik ABI, Abu Nasir, Ketua PDM Kota Pasuruan menyampaikan sambutan hangat, berterima kasih atas kunjungan tersebut, dan menekankan pentingnya mengintensifkan komunikasi sesama umat Rasulillah.

Abu Nasir kemudian menjabarkan pandangan dan cita-cita Muhammadiyah yang kini diusung dalam bingkai "Risalah Islam Berkemajuan" (RIB). Konsep ini dicetuskan dalam Muktamar ke-48 dan berakar pada tiga pilar dakwah KH. Ahmad Dahlan sejak 1912:

1.  *Dakwah yang Menggembirakan:* Menawarkan Islam yang mudah diterima masyarakat.
2.  *Pendidikan Klasikal:* Memajukan anak bangsa melalui pendidikan yang memadukan pendidikan umum dan Islam (Tajdid).
3.  *Tajdid (Pemurnian dan Pembaruan):* Berlandaskan pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

"Pola pikir Islam berkemajuan sudah sejak awal pendirian 1912 dicetuskan oleh K.H. Ahmad Dahlan. Tujuannya adalah mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya," jelas Ketua PDM.
Musuh Bersama: Kebodohan, Kemiskinan, dan Ateisme

Dalam konteks kebangsaan, PDM mengajak seluruh komponen umat Islam untuk bersatu dalam semangat inklusivitas dan moderasi, sebab musuh bersama umat Islam saat ini adalah kebodohan, kemiskinan, dan ateisme (neopaham PKI gaya baru).

"Neo-PKI gaya baru ini basis pemikirannya tetap sama: bahwa tidak ada Tuhan. Ini tidak bisa digotong hanya oleh Muhammadiyah. Kita harus bersama-sama mengawal anak-anak muslim agar tidak terpengaruh oleh narasi-narasi [anti-agama] seperti itu," tegasnya.

Abu Nasir juga menggarisbawahi pentingnya Tasamuh (toleransi) dan Kalimatun Sawa' (titik temu) antar-firqah dalam Islam. Dengan mengutip dialog ulama Sunni-Syiah, Ketua PDM mengajak untuk fokus pada persamaan.

> "Ayo bersama-sama kita mencari Kalimatun Sawa' dari semua firqah-firqah di Islam. Kita ini jangan terlibat di urusan khilafiah. Mari kita satu padu pada hal yang banyak bisa kita pertemukan."

Abu Nasir menyimpulkan bahwa fokus umat Islam harus diarahkan untuk menjaga akidah dan keislaman umat, serta berkontribusi bersama dalam kehidupan sosial dan kemajuan umat, tanpa saling menjatuhkan atau menghancurkan.

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan harapan bahwa komunikasi ini akan terus berlanjut hingga terwujudnya kerjasama nyata dalam memajukan umat di Kota Pasuruan. (*)

Firnas Muttaqin


Kemenkop Gelar Pelatihan Kapasitas Pengurus KDKMP: Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045


Kota Pasuruan, 4 November 2025 – Upaya serius dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui koperasi di Kota Pasuruan ditandai dengan digelarnya Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi, Daya Krisis, dan Mikro Peluang (KDKMP) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 November 2025, di Hotel BJ Perdana, Kota Pasuruan.

Mengusung tema strategis "SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045," pelatihan ini merupakan inisiasi dari Kementerian Koperasi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur, yang didelegasikan kepada Dinas Koperasi setempat.

Jadwal Padat dan Kehadiran Pejabat

Dalam sambutan pembukaan, Sulton perwakilan panitia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Dinas (Kadis) Koperasi yang berhalangan karena menghadiri acara dengan Menteri ATR/BPN dan Menteri UKM. Dijelaskan pula bahwa Wali Kota Adi wibowo sebetulnya sangat ingin membuka acara untuk memberi semangat pada KDKMP di Pasuruan.

"Insyaallah, kalau tidak ada halangan, nanti sore Bapak Kadis dan Bapak Wali Kota akan hadir untuk menyemangati teman-teman KDKMP yang ada di Kota Pasuruan," jelas Sulton.

Pelatihan selama tiga hari ini akan diisi oleh narasumber tunggal, Sulton, seorang pakar yang berkantor di Balai Latihan Koperasi Provinsi Jawa Timur di Malang. Sulton akan menyampaikan beberapa materi penting sepanjang kegiatan.

Mekanisme Pelatihan dan Dukungan Administrasi

Panitia juga menjelaskan beberapa mekanisme pelatihan yang harus diikuti oleh para peserta:

1.  *Pre-test dan Post-test Wajib:* Peserta diwajibkan mengisi *pre-test* di awal untuk mengukur pemahaman awal, dan *post-test* di hari terakhir sebagai tolak ukur keberhasilan pelatihan.
2.  *Presensi Online:* Peserta wajib mengisi presensi secara daring setiap hari selama kegiatan berlangsung.
3.  *Pembukaan Rekening BNI:* Untuk mempermudah dan mempercepat penyaluran uang saku dan uang transport, pihak panitia bekerja sama dengan BNI untuk memfasilitasi pembukaan rekening *tanpa setoran awal* dan tanpa potongan biaya transfer.
4.  *Arsip Legalitas:* Seluruh dokumen administrasi dan legalitas kegiatan akan dikumpulkan dalam satu folder untuk arsip masing-masing koperasi.
5.  *Pendataan Digital:* Panitia meminta bantuan peserta untuk mengunggah perkembangan koperasi mereka di platform digital seperti *Simkopdes* atau *Mikrosip* yang telah dibantu pembuatannya oleh Dinas Koperasi.

Penguatan Pendampingan Bisnis

Salah satu fokus utama yang diperkenalkan dalam acara ini adalah sistem pendampingan yang lebih intensif dari Kementerian. Panitia memperkenalkan dua komponen utama:

* *Business Assistant (BA):* Akan mendampingi pengurus KDKMP secara langsung dan rutin di lapangan untuk membantu pengembangan dan pengelolaan bisnis koperasi.
* *Project Manager Officer (PMO):* Bertugas mengolah data dari BA dan mengelola proyek secara keseluruhan.

Selain itu, Dinas Koperasi Kota Pasuruan juga memiliki tim pendamping lokal yang siap membantu, termasuk Pak Bimo (Kepala Seksi), dua pengawas (Mbak Reine dan Mbak Luluk), serta dua tenaga pendamping koperasi (Mas Bumedi dan Mas Bayu).

Di sisi kelembagaan, Pemerintah Kota Pasuruan telah membentuk Satgas Kecamatan di setiap kecamatan, yang melibatkan Lurah sebagai Ketua Pengawas Koperasi ex officio. Satgas ini juga mengikutsertakan berbagai instansi seperti Polres, Kejaksaan, dan TNI, menunjukkan dukungan lintas sektor untuk percepatan pengembangan koperasi di Pasuruan.

Acara dibuka dengan harapan agar kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi pengembangan koperasi, dan diakhiri dengan pembacaan doa. (*)

Tayang disini:
https://mediaonlinenasional.com/siapkan-sdm-unggul-menuju-indonesia-emas-kemenkop-gelar-pelatihan-kapasitas-pengurus-kdkmp/

Klik

Monday, November 03, 2025

Muhammadiyah Jogja Dorong Transformasi Ekonomi Berjamaah di Pasuruan


Pasuruan, 3 November 2025 – Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan menjadi tuan rumah pertemuan penting pada hari Senin (3/11/2025) yang melibatkan pimpinan dan delegasi dari Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, menjajaki peluang kolaborasi, dan secara khusus, mendorong transformasi gerakan ekonomi Muhammadiyah dari skala personal menjadi kekuatan berjamaah (kolektif).

Delegasi dari Jogja dipimpin oleh Deni Asy'ari, M.A., dari Pimpinan Suara Muhammadiyah (SM) Yogyakarta, yang disambut langsung oleh Ketua PDM Kota Pasuruan, Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., beserta jajaran pengurus.
💰 Menjawab Mitos Kegagalan Ekonomi Berjamaah

Dalam sambutannya, Deni Asy'ari menyoroti tantangan lama yang dihadapi Muhammadiyah terkait pengembangan ekonomi. "Mitosnya, Muhammadiyah cenderung gagal dalam membangun ekonomi secara berjamaah, meskipun secara personal, banyak tokoh Muhammadiyah yang terbukti sukses dan kaya," ujarnya.
Suara Muhammadiyah, sebagai bagian dari gerakan ini, mencoba mendobrak mitos tersebut melalui serangkaian pengembangan usaha yang terbukti berhasil, antara lain:

Penerbitan Majalah dan pengembangan media persyarikatan.

SM Corner dan Logmart (sejenis minimarket).

Kemajuan Resto, yang mengambil spesifikasi di area wisata pantai (seperti di  Pacitan, dan Bantul). Deni Asy'ari bahkan menawarkan ide untuk membuat "Resto PDM Pasuruan" jika memungkinkan.

Pengembangan Bisnis Perhotelan (sudah ada di Jogja dan Kalimantan, serta sedang dalam pembangunan di Batam).

Poin kunci dari transformasi ini, menurut Deni Asy'ari, adalah kemampuan mengembangkan usaha-usaha besar minus tanpa hutang alias murni dari dana persyarikatan dan jamaah. Hal ini membuktikan bahwa ekonomi berbasis jamaah yang sebenarnya tidak perlu bergantung pada pinjaman.

🤝 Pasuruan Siap Gandeng Muhammadiyah Jogja

Menanggapi tantangan dan keberhasilan dari Jogja, Dr. H. Abu Nasir, M.Ag., mengungkapkan rasa syukurnya dan menyambut baik peluang kolaborasi. "Kami siap bergandengan dan digandeng untuk mewujudkan visi gerakan ekonomi ini," tegasnya.
Dr. Abu Nasir memaparkan sejumlah aset wakaf dan hibah di Kota Pasuruan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat – bahkan dari tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) – kepada Muhammadiyah dalam mengelola aset. Beberapa aset strategis yang disebutkan antara lain:

Kompleks Al Kautsar (Masjid dan TK/SD) yang berasal dari wakaf Haji Sadli, Almarhum (Madura).

Lahan Hibah seluas 1,3 hektare yang sedang diurus legalitasnya dan dimanfaatkan untuk Pondok SPEAM (Sekolah Pesantren).

Basmalah, sebuah usaha ritel (alfa-mart versi Basmalah) yang didirikan di atas tanah persyarikatan dan dikerjasamakan dengan pihak ketiga, sebagai salah satu upaya investasi awal PDM Pasuruan.
Namun, Dr. Abu Nasir juga mengakui adanya kelemahan sistem jaringan di tingkat pusat, yang membuat pengembangan usaha di daerah seringkali harus dilakukan secara bottom up dengan mengandalkan sumber daya sendiri. "Kami siap welcome kepada siapapun, termasuk Muhammadiyah Jogja, yang siap berinvestasi dan membangun di tanah-tanah kami," ujarnya.

💡 Fokus Pengembangan Media dan Area Komersial

Selain ekonomi, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya pengembangan media persyarikatan. *Deni Asy'ari berharap, aktivitas PDM Pasuruan dapat lebih sering dipublikasikan di media Suara Muhammadiyah, untuk menghindari kesan "Jogja Sentris" atau "Jakarta Sentris" dan menunjukkan kiprah persyarikatan di Jawa Timur.*

Di akhir pertemuan, PDM Pasuruan mengemukakan rencana strategis untuk memanfaatkan aset mereka, termasuk merancang pembangunan Rest Area dan sentra warung di sekitar kawasan pendidikan, serta kebutuhan mendesak untuk segera membangun SMP Al Kautsar untuk menampung lulusan TK/SD yang sudah overload.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan bahwa silaturahmi ini akan meningkatkan intensitas kerjasama, mewujudkan gerakan ekonomi berjamaah yang kuat, dan menegaskan peran Muhammadiyah sebagai holding company dakwah dan ekonomi.

(*)

Firnas Muttaqin


Pemkot Pasuruan Hadirkan Perlindungan: Walikota Adi Wibowo Serahkan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja


Pasuruan – Walikota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., yang akrab disapa Mas Adi, pada Senin (3/11/2025) melaksanakan kegiatan penyerahan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di kediaman almarhum Irwan Zakariyah, salah satu warga Kota Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dalam memberikan perlindungan sosial bagi warganya, khususnya para pekerja. Mas Adi hadir didampingi oleh perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan  dan sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Kehadiran Pemerintah sebagai Bentuk Dukungan

Dalam keterangannya saat penyerahan, Walikota Adi Wibowo menegaskan bahwa santunan ini bukan semata-mata kompensasi atas kecelakaan yang terjadi, tetapi lebih merupakan simbol kehadiran pemerintah untuk melindungi dan mencakup para pekerja, terutama bagi mereka yang mengalami musibah kecelakaan kerja.

    "Ini bukan untuk kompensasi tentang kecelakaannya, tapi lebih bahwa pemerintah hadir, me-cover para pekerjaan kita, terutama itu yang terjadi kecelakaan," ujar Mas Adi.
Bantuan Pendidikan Jangka Panjang

Santunan JKK tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, khususnya dalam hal pendidikan. Secara spesifik, Mas Adi menyebutkan bahwa bantuan ini juga ditujukan untuk putra almarhum yang saat ini masih duduk di bangku kelas 1.

Fokus utama dari santunan ini adalah menjamin masa depan pendidikan sang anak. Bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat memastikan bahwa pendidikan putra almarhum akan terselesaikan hingga jenjang yang lebih tinggi. "Dan dengan bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan ini, memastikan bahwa akan terselesaikan (pendidikannya) sampai menjadi sarjana," tambahnya.

Peran Penting BPJS Ketenagakerjaan

Walikota juga menyoroti pentingnya kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah antisipasi. Meskipun tidak ada yang mengharapkan terjadinya kecelakaan, Mas Adi menyampaikan bahwa adanya BPJS Ketenagakerjaan mampu mengantisipasi dan membantu mengatasi situasi-situasi sulit akibat musibah.

Penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan pemerintah Kota Pasuruan berupaya secara maksimal untuk melindungi dan menyejahterakan warganya. (*)

Firnas Muttaqin

Tayang disini
https://mediaonlinenasional.com/serahkan-santunan-jaminan-kecelakaan-kerja-adi-wibowo-simbol-pemerintah-hadir-untuk-warga/

Sunday, November 02, 2025

10 alat AI yang harus diketahui di 2025

1. ChatGPT.com – menangani pekerjaan apa pun
2. RecCloud.com – transcribes audio
3. MidJourney.com – menghasilkan karya seni
4. Replit.com – mengembangkan dan mengeksekusi kode
5. Synthesia.ai – menghasilkan video AI
6. Soundraw.io – menyusun musik dengan cepat
7. Fliki.ai – mengubah teks menjadi klip TikTok
8. Starry.ai – membuat avatar AI
9. PicWish.com – Retouches foto dengan cepat
10. SlidesAI.io – menghasilkan presentasi

Simpan ini! 😎🔥

Tiga Pilar Wajib Youthpreneur: Inovasi, Kreativitas, dan Konsep Sustainability


PASURUAN, 2 November 2025
Di hadapan wirausahawan muda yang memadati Auditorium Mpu Sindok, Fianda Julyantoro, yang juga seorang *practitioner coaching* bersertifikat BNSP, menegaskan bahwa perubahan teknologi yang sangat cepat menuntut *youthpreneur* untuk selalu beradaptasi dan berinovasi.

“Saya sempat mengalami kerja tiga *shift*… karena tidak nyaman, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi pengusaha,” kenang Fianda, yang memulai bisnis pertamanya pada tahun 2000 dan beberapa kali sukses menutup bisnis lama untuk membuka yang baru. Pengalamannya beralih dari jualan sepatu, buku, hingga menjadi *digital marketing expert* menunjukkan pentingnya daya adaptasi.

*Inovasi: Menciptakan Keunikan*

Fianda menjelaskan bahwa inovasi adalah menciptakan atau mengembangkan sesuatu yang baru. Ia mengambil contoh produk lokal yang hadir di forum tersebut.

Seorang peserta dengan produk *Tum Basreng* (Bakso Goreng Premium) menjelaskan bahwa keunggulan produknya terletak pada bumbu khas yang dibuat sendiri, bukan bumbu tabur instan. Sementara peserta lain dengan produk olahan jamur, *nakam asrum*, menginovasi jamur tiram menjadi *Sempol Jamur* dan *Nasi Bakar Jamur*.

> "Kalau jamur *crispy* itu biasa. Tapi kalau sudah berinovasi atau sudah menciptakan sesuatu yang baru dengan menggunakan sempol jamur atau nasi bakar jamur, ini sudah merupakan suatu proses inovasi," puji Fianda.

Fianda menekankan bahwa *kreativitas*—menemukan solusi unik terhadap tantangan—dan inovasi adalah mata rantai yang tidak terpisahkan, menjadi kebutuhan utama karena cepatnya perubahan teknologi dan kebutuhan konsumen yang semakin variatif.

*Sustainability: Bukan Hanya Mencari Cuan*

Pilar ketiga yang wajib dipegang teguh oleh pebisnis muda adalah Keberlanjutan (*Sustainability*). Menurut Fianda, konsep ini adalah tentang pengelolaan sumber daya saat ini sambil memikirkan dampak baik untuk generasi mendatang.

Ia menyentil praktik yang dianggap tidak ramah lingkungan dalam berbisnis. "Kadang-kadang kita masih menemukan kemasan itu yang di staples. Staples ini sudah tidak populer lagi karena tidak ramah lingkungan."

Lebih dari sekadar kemasan, *sustainability* harus mencakup etika bisnis dan aspek dampak sosial, di antaranya:
* **Ramah Lingkungan:** Menggunakan bahan baku daur ulang (seperti kain perca) atau produk organik, serta memikirkan pengolahan limbah.
* **Inklusif & Berdampak Sosial:** Melibatkan komunitas lokal, melakukan pemberdayaan (misalnya pemberdayaan perempuan atau disabilitas), atau menyumbangkan persentase keuntungan untuk panti asuhan.

*Tahapan Menuju Bisnis Berkelanjutan*

Untuk menerapkan konsep ini, Fianda menyarankan agar youthpreneur memulai dari:
1.  **Menemukan Ide:** Ide yang orisinal.
2.  **Riset Pasar:** Pastikan ada kebutuhan dan daya beli dari ide tersebut.
3.  **Merancang Konsep Bisnis Berkelanjutan:** Menentukan aspek *sustainability* apa yang akan diterapkan.
4.  **Strategi Pemasaran Beretika** dan **Kolaborasi:** Tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membangun kemitraan yang menguntungkan semua pihak.

Fianda menutup materinya dengan dorongan untuk membangun *Brand Image* berdasarkan nilai-nilai keberlanjutan tersebut, menjadikannya nilai tambah di mata konsumen. (*)

Firnas Muttaqin

Tayang disini
https://mediaonlinenasional.com/tiga-pilar-wajib-youthpreneur-inovasi-kreativitas-dan-konsep-sustainability/


Dari Pasuruan untuk Negeri: Forum Youthpreneur Gembleng Mental Bisnis Anak Muda


PASURUAN, 2 November 2025 – Auditorium Mpu Sindok, Kantor Bupati Kabupaten Pasuruan, menjadi saksi berkumpulnya wajah anak muda penuh semangat dalam acara *Pasuruan Youthpreneur Forum: Empowering Youth, Building Prosperity*. Forum yang diinisiasi oleh komunitas *Ruang Publik* berkolaborasi dengan Toko Emas Sinar Jaya ini bertujuan untuk mendorong ekosistem kewirausahaan lokal dan memantik semangat bisnis di kalangan anak muda Pasuruan.

Di tengah antusiasme peserta, Founder "Ruang Publik", Erdogan Thayyib (Mahasiswa semester 7 Universitas Airlangga), menyampaikan bahwa forum ini lahir dari keresahan sekaligus panggilan jiwa seorang putra daerah.

> “*The homeland is the extension of the self. It is to serve humanity.* Melayani kota Pasuruan berarti melayani diri kita sendiri,” ucap Erdogan, mengutip filsuf Rousseau, menegaskan misi setiap generasi untuk menunaikan atau mengkhianati misi terhadap tanah airnya.
*Kolaborasi dan Cita-Cita Entrepreneurship Hub*

Ruang Publik, yang didirikan pada 2024, terinspirasi dari konsep filsuf Jurgen Habermas sebagai arena diskursus rasional untuk kepentingan publik. Namun, melihat potensi ekonomi yang besar di Pasuruan, fokus komunitas bergeser ke ranah kewirausahaan. Keresahan ini bertemu dengan inisiatif Arsa Maulana Hidayanto (Co-Founder Toko Emas Sinar Jaya), yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama pengusaha muda.

Kolaborasi ini dilandasi oleh inspirasi etos kerja Pak Thayeb Gobel dari Panasonic, di mana bisnis harus berkontribusi kepada negara. Forum ini menetapkan beberapa tujuan kunci, salah satunya adalah membangun ekosistem ekonomi lokal yang mandiri dan melahirkan pelaku usahawan lokal yang inovatif.

Sebagai wujud nyata, di akhir acara, komunitas Ruang Publik mengajukan proposal kepada Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM untuk menyelenggarakan program **Entrepreneurship Hub Finance** di Pasuruan.

**Mindset** adalah Modal Utama*

Sesi *talk show* inspiratif menghadirkan tiga narasumber hebat: Fianda Julyantoro (Mentor Sampoerna Entrepreneurship Training Center), Muchammad Djaenuddin (Profesional Business Consultant), dan Arsa Maulana Hidayanto.

Muchammad Djaenuddin, yang menjadi pembicara pertama, langsung menyentak peserta dengan pertanyaan tentang kegagalan: "Siapa yang di sini sudah pernah mengalami kebangkrutan?"

Djaenuddin, yang mengaku pernah tiga kali resign dari perusahaan besar untuk kembali ke Pasuruan, menekankan bahwa Mindset adalah segalanya dalam bisnis.

> **“Fondasi kita membangun sebuah bisnis itu bukan masalah seberapa besar modalnya. Modal utama dalam membangun bisnis itu adalah *Mindset*,”** tegas Djaenuddin. “Kalau Anda sebagai pengusaha tidak memiliki *Mindset* pemenang, maka Anda sudah kalah duluan.”

Ia menjelaskan bahwa *Mindset* pemenang memiliki tiga fungsi fundamental:
1.  **Menafsirkan** (menganalisis kondisi).
2.  **Merespons** (menerima atau menolak).
3.  **Bertindak** (eksekusi berdasarkan respons).

*Pelajaran dari Krisis: Pentingnya Adaptif*

Karakter utama yang harus dimiliki seorang wirausaha, menurut Djaenuddin, adalah adaptif—kemampuan menyesuaikan diri. Ia mencontohkan kondisi krisis COVID-19 pada tahun 2020, di mana perusahaannya mengalami kemunduran drastis.

"Kalau waktu itu kita tidak adaptif, tidak memecah otak kita, bisa jadi kita menyalahkan keadaan," katanya.

Alih-alih menyalahkan, ia mengajak peserta untuk selalu menerima tantangan apa pun (terima dulu), agar otak dapat bekerja mencari solusi. Ia juga menyoroti ironi bahwa di tengah kesulitan ekonomi pasca-pandemi, ide-ide bisnis baru justru bermunculan, terbukti dari banyaknya usaha unik di sepanjang jalanan kota.

Forum ini berhasil menanamkan pesan kuat bagi *youthpreneur* Pasuruan: bahwa modal terbesar bukanlah uang, melainkan mental yang siap beradaptasi dan berjuang untuk kemandirian ekonomi.(*)

Firnas Muttaqin

Tayang disini
https://mediaonlinenasional.com/dari-pasuruan-untuk-negeri-forum-youthpreneur-gembleng-mental-bisnis-anak-muda/

Ajang Tahunan Persiapan Kejurprov 2026, Percasi Kota Pasuruan Seleksi Atlet Usia Muda untuk Kerjurprov di Pacitan


PASURUAN, 2 November 2025 – Gelaran Kejuaraan Kota (Kejurkot) Catur Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Pasuruan sukses diselenggarakan hari ini di SMA Muhammadiyah Kota Pasuruan yang dipimpin oleh Govanda Adibeladika S.Si. , WNP, PNP (Wakil Sekretaris Percasi). Acara ini menandai tonggak penting bagi perkembangan catur junior di Kota Pasuruan karena untuk pertama kalinya, setelah beberapa waktu, kategori SMP/MTs kembali dipertandingkan, menunjukkan ambisi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pasuruan dalam mencari bibit unggul secara berjenjang.

*Kejurkot Sebagai Pintu Gerbang menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov)*

Acara ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Percasi (Persatuan catur seluruh Indonesia) untuk menjaring potensi atlet catur junior, dibagi dalam tiga kategori: SD kelas 1-3, SD kelas 4-6, dan SMP/MTs. 

Menurut Drs Bambang Suprihyanto, FA, PNM, Sekretaris Percasi Kota Pasuruan, mewakili Ketua Percasi kota Pasuruan  (Anang Sujono S.Pd, PNP) Kejurkot ini adalah acuan seleksi utama bagi para atlet yang akan mewakili Kota Pasuruan di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada Mei 2026 mendatang di Pacitan.

"Kejuaraan ini sebagai acuan seleksi untuk Kejurprov tahun depan (2026)," ujar Bambang. "Hasil seleksi ini nanti akan digodok lagi di Percasi, dilatih untuk persiapan ke Kejurprov. Ini adalah kejuaraan tingkat kota, asasnya domisili."

Walaupun tidak dihadiri oleh Wali Kota, event tahunan yang telah berlangsung sejak 2006 ini direncanakan akan dihadiri oleh Pengurus KONI Kota Pasuruan, sebagai induk organisasi yang menaungi 46 cabang olahraga (cabor) di kota tersebut.

*Antusiasme dan Pembinaan Intensif*

Tingkat partisipasi dalam Kejurkot kali ini terbilang memuaskan, dengan total sekitar 63 peserta anak-anak. Keterlibatan kembali kategori SMP/MTs tahun ini menjadi poin yang paling menonjol. Selain itu, kegiatan ini juga menarik perhatian dari kalangan pondok, di mana salah satu atlet bernama Fawas (kelas 7) turut berkompetisi, meskipun mewakili sekolah secara individual.

Meskipun beberapa sekolah sudah memiliki program pembinaan catur, Percasi Kota Pasuruan memiliki mekanisme pelatihan yang lebih terstruktur.

> "Ada perkumpulan di tempatnya Pak Anang (Ketua Percasi) ini, pembinaan anak junior, semacam klub," jelas Bambang Suprihyanto.

Program pelatihan tersebut berpusat di Wirogunan, diadakan dua kali seminggu, yaitu setiap hari Jumat sore dan Minggu pagi. Latihan intensif ini menjadi fasilitas bagi para atlet yang lolos Kejurkot, di mana mereka akan melalui proses seleksi lanjutan di Pusat Latihan Kota (Puslatkot) sebelum ditetapkan untuk mewakili Pasuruan di level provinsi.

*Dari Juara Kota ke Panggung Nasional*

Sistem kejuaraan ini bersifat berjenjang, dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional (Kejurnas). Jika di Kejurkot pengelompokan didasarkan pada tingkat sekolah, di tingkat Kejurprov, atlet akan dikelompokkan berdasarkan usia (kelompok umur 7, 9, 11, 13, 15, 17, dan 19 tahun).

Dari Kejurkot ini, Percasi akan mengambil atlet-atlet terbaik, biasanya Juara 1, 2, 3, dan Harapan. Para atlet yang lolos kemudian akan digembleng dan diseleksi kembali di Puslatkot.

"Kita kan pemainnya sedikit, jadi kita hanya mengirimkan yang betul-betul anaknya ada potensi," kata Bambang, menegaskan bahwa fokus Pasuruan adalah mengirimkan atlet yang benar-benar siap bersaing.

Dukungan finansial untuk kegiatan ini berasal dari dana hibah Pemerintah Kota melalui KONI. Dana ini dibagikan ke setiap cabor berdasarkan prestasi cabor tahun sebelumnya, memastikan keberlanjutan dan kualitas pembinaan olahraga di Pasuruan.

Kejurkot Catur tahun ini menjadi momentum bagi Percasi Pasuruan untuk kembali menancapkan taringnya dalam arena catur regional, dengan harapan melahirkan master-master catur muda yang mampu mengharumkan nama kota hingga ke kancah nasional. (*)

Tayang disini
https://mediaonlinenasional.com/ajang-tahunan-persiapan-kejurprov-2026-percasi-kota-pasuruan-seleksi-atlet-usia-muda-untuk-kerjurprov-di-pacitan/

MUI Kota Pasuruan Berikan Penghargaan kepada Sembilan Tokoh Ulama Pengabdi di Musyda ke-6


Malang, 1 November 2025 – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan memberikan penghargaan khusus kepada sembilan tokoh ulama dan penggerak umat yang dinilai telah menunjukkan pengabdian, keikhlasan, dan ketekunan luar biasa. Penghargaan diserahkan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) ke-6 MUI Kota Pasuruan periode 2025-2030 di Hotel Savana, Malang, Sabtu (1/11/2025).

Para tokoh yang dihormati itu dinilai sebagai pengabdi yang istiqomah, ikhlas, dan tekun, serta berperan sebagai *Khaadimul Ummah* (pelayan umat) dan *Shadiqul Hukumah* (mitra sejati pemerintah). Mereka diakui telah mengawal dan mengoptimalkan peran serta fungsi MUI dalam mengemban amanah umat dan pemerintah, khususnya pada periode 2020-2025 dan periode-periode sebelumnya.

Dua di antara penerima penghargaan yang disebutkan secara khusus adalah almarhum H. Djainuri Alief dan almarhumah Hj. Mudjiati, mantan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) periode 2015-2020. Penghargaan diterima secara simbolis oleh perwakilan keluarga, yaitu Dr. H. Abu Nasir (mewakili keluarga H. Djainuri) dan Ninis (mewakili keluarga Hj. Faruq). Tujuh tokoh ulama lainnya dari berbagai kalangan juga turut mendapat apresiasi serupa.

Penyerahan penghargaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., didampingi oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Dalam pernyataannya, pimpinan MUI Kota Pasuruan menyampaikan terima kasih dan doa yang tulus. "Semoga amal jariyah berupa ilmu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan para tokoh ini merupakan amal yang tak ternilai dan mendapatkan pahala sebesar-besarnya dari Allah SWT. Aamiin," ungkapnya.

Acara pembukaan Musyda ke-6 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Kapolres, Danramil, Kepala Kemenag Kota Pasuruan, Ketua DP MUI, Wakil Sekretaris MUI Jatim, Bendahara MUI Jatim, serta Ketua MUI Kabupaten Pasuruan.

*Sinergi Ulama dan Umara Ditekankan*

Dalam sambutannya, Wakil Sekretaris MUI Jawa Timur, Dr. H. M. Hasan Ubaifillah, SH., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah). "Ada dua kelompok yang bisa membuat manusia baik atau rusak, yaitu 'ulama dan umara'," ujarnya.

Beliau kemudian menjelaskan empat pilar penunjang kebaikan masyarakat, yaitu:
1. Ilmunya para 'ulama
2. Keadilan Umara'
3. Dermawannya orang-orang kaya
4. Do'anya para fakir miskin

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar MUI Kota Pasuruan dapat berperan lebih optimal. "Harapan kami, MUI Kota Pasuruan bisa memanfaatkan sumber daya dan potensi internal yang ada, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memajukan Kota Pasuruan," pesannya.

Ia juga menegaskan posisi strategis Jawa Timur, "Jatim adalah barometer nasional untuk keamanan masyarakat," ujarnya, menyiratkan peran penting lembaga keagamaan seperti MUI dalam menjaga stabilitas tersebut.

Musyda ke-6 MUI Kota Pasuruan yang berlangsung hingga Minggu (2/11/2025) ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran MUI sebagai mitra umat dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Pasuruan yang religius, harmonis, dan sejahtera. (*)

Tayang disini
https://mediaonlinenasional.com/mui-kota-pasuruan-berikan-penghargaan-kepada-sembilan-tokoh-ulama-pengabdi-di-musyda-ke-6/

Sumber:

Mahar *Cek Kosong* dan Seruan Kembali ke Sunnah Nabi


Ustadz Abdul Basith Soroti Fenomena Mas Kawin Milyaran yang lagi viral

PASURUAN, 2 November 2025 – Fenomena mas kawin atau mahar pernikahan yang fantastis kerap menghiasi lini masa media sosial, menciptakan standar baru yang memberatkan banyak pasangan. Isu inilah yang menjadi sorotan utama dalam Pengajian Ahad Pagi di Masjid Darul Arqom, Kota Pasuruan.

Mengambil sudut pandang hukum fikih, Ustadz Basith memulai kajian dengan membedah lima hukum pernikahan (Wajib, Sunnah, Mubah, Makruh, Haram) yang sifatnya tidak tunggal, melainkan bergantung pada kondisi individu. Namun, perhatian utama diarahkan pada perkara yang sering menjadi sumber fitnah: *Mas Kawin*.

Kritik Mahar Mewah vs. Mahar Berkah

Ustadz Basith secara terang-terangan mengangkat kasus pernikahan viral yang melibatkan mahar senilai Rp 3 Miliar. Kasus tersebut, yang berakhir pada masalah hukum karena cek mahar tersebut ternyata kosong, dijadikan contoh nyata bagaimana mengejar kemegahan justru bisa merusak kesakralan ibadah.

> "Kami kritisi (mengkaji) masalah ini. Mas kawinnya 3 Miliar Rupiah, siapa yang tidak mau? Tapi ternyata, *cek-nya kosong*," ujar Ustadz Basith, memancing respons dari jamaah.

Lebih dari sekadar isu materi, Ustadz Basith mengingatkan bahwa besarnya mahar dapat menjadi penghalang dan sumber kesulitan bagi umat Islam. Ia kemudian mengajak jamaah untuk berkaca pada praktik terbaik, yakni mahar dalam pernikahan Rasulullah SAW dan putri beliau, Fatimah Az-Zahra.

* *Mahar Nabi Muhammad SAW:* Maharnya tidak lebih dari 12,5 *Uqiyah*, yang pada kurs saat itu diperkirakan setara dengan sekitar *15 Juta Rupiah*.
* *Mahar Siti Fatimah:* Putri kesayangan Nabi ini dinikahkan dengan Ali bin Abi Thalib hanya dengan mas kawin berupa *baju zirah* (baju perang dari besi).

“Yang paling baik itu adalah yang paling mudah, yang tidak menyusahkan,” tegas Ustadz Basith, merujuk pada prinsip *Sunnah* bahwa mahar harus sesuai kemampuan dan tidak memberatkan.

*Batasan Usia dan Rukun Mutlak*

Selain mahar, pengajian ini juga menyinggung perkembangan hukum di Indonesia, khususnya mengenai *batas usia pernikahan*. Ustadz Basith menginformasikan bahwa saat ini batas minimal usia menikah telah dinaikkan dan disamakan, yaitu *19 tahun* baik untuk laki-laki maupun perempuan. Ia menekankan perlunya *dispensasi* pengadilan bagi calon pengantin yang belum mencapai usia tersebut.

Di akhir sesi, Ustadz Basith kembali menegaskan lima *Rukun Nikah* yang harus dipenuhi:
1.  Calon Suami.
2.  Calon Istri.
3.  Wali Nikah.
4.  Dua Orang Saksi.
5.  Ijab dan Qabul.

Rukun-rukun ini, menurutnya, adalah penegak sahnya akad.

Pengajian yang dihadiri oleh warga Pasuruan ini ditutup dengan seruan moral agar umat Islam kembali menimbang berkah dalam kesederhanaan. Harapannya, pernikahan tidak lagi menjadi ajang pamer harta, melainkan fondasi kokoh untuk menyempurnakan ibadah. (*)

Catatan Tambahan Penulis:

MASKAWIN (MAHAR)

Maskawin (mahār) dalam pernikahan Islam adalah hukumnya WAJIB. Ia merupakan hak istri yang harus diberikan oleh suami sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam pernikahan. Besar, bentuk, dan jenis maskawin tidak ditentukan secara kaku, yang terpenting adalah kesepakatan kedua belah pihak dan nilainya pantas serta tidak bertentangan dengan syariat.

---

1. Dasar Hukum Maskawin

Kewajiban maskawin didasarkan pada beberapa sumber hukum Islam:

*   **Al-Qur'an, Surah An-Nisa' ayat 4:**
    > "Berikanlah maskawin (mahār) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang wajib. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya."

*   **Al-Qur'an, Surah Al-Baqarah ayat 237:**
    > "...Tidak ada dosa bagimu untuk menceraikan istri-istrimu sebelum kamu sentuh (campuri) dan sebelum kamu tentukan maskawinnya. Dan hendaklah kamu berikan suatu mut'ah (pemberian) kepada mereka. Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian menurut yang patut. Itulah suatu kewajiban bagi orang-orang yang berbuat kebaikan."

*   **Hadis Nabi Muhammad SAW:**
    Dari Sahl bin Sa'd, bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah SAW dan menyerahkan dirinya (untuk dinikahi). Lalu seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah, nikahkanlah dia denganku." Rasulullah bertanya, "Apa yang kamu miliki untuk dijadikan maskawin?" Laki-laki itu menjawab, "Aku tidak memiliki sesuatu pun." Rasulullah bersabda, "Berilah dia maskawin walau hanya cincin dari besi." Laki-laki itu pun berkata bahwa ia tidak memilikinya. Rasulullah bertanya lagi, "Apakah kamu hafal sebagian Al-Qur'an?" Ia menjawab, "Ya, surah ini dan itu." Akhirnya Rasulullah menikahkan mereka dengan maskawin hafalan Al-Qur'an yang diajarkannya kepada sang istri.
    (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Hukum dan Kedudukan Maskawin

Maskawin memiliki hukum **wajib** dalam akad nikah. Tanpa disebutkannya maskawin, akad nikah tetap **SAH**, tetapi suami tetap wajib membayar **maskawin misil** (maskawin yang sepadan dengan wanita seusia dan setara kedudukannya).

Dengan demikian, kewajiban maskawin tidak gugur meskipun tidak disebutkan dalam akad.

3. Jenis-Jenis Maskawin

Maskawin dapat dibagi menjadi beberapa jenis:

*   **Berdasar Waktu Penyerahan:**
    *   **Mahar Mu'aijal (Maskawin Tunai):** Maskawin yang dibayarkan segera atau sebelum akad nikah.
    *   **Mahar Mu'ajjal (Maskawin Hutang):** Maskawin yang pembayarannya ditunda hingga waktu tertentu yang disepakati. Ini diperbolehkan asalkan jangka waktunya jelas.

*   **Berdasar Nilai dan Bentuk:**
    *   **Mahar Mitsil (Maskawin Standar):** Maskawin yang nilainya disesuaikan dengan standar maskawin yang berlaku untuk wanita lain yang setara (keluarga, usia, pendidikan, dan lingkungan sosialnya). Ini digunakan jika maskawin tidak ditentukan dalam akad.
    *   **Mahar Musamma (Maskawin Yang Disebutkan):** Maskawin yang jenis dan jumlahnya disebutkan dan disepakati dalam akad nikah. Inilah yang paling umum.

*   **Bentuk Maskawin:**
    Maskawin bisa berupa:
    *   **Harta Berwujud:** Uang, emas, perak, properti, kendaraan, dll.
    *   **Jasa atau Keterampilan:** Mengajarkan Al-Qur'an (seperti dalam hadis di atas), keahlian tertentu, atau membebaskan budak.
    *   **Benda yang Memiliki Nilai:** Asalkan halal dan bermanfaat.

4. Syarat-Syarat Maskawin

Agar maskawin sah menurut syariat, harus memenuhi syarat-syarat berikut:
*   **Halal:** Bukan barang haram seperti khamar atau babi.
*   **Dapat Dimanfaatkan:** Memiliki nilai manfaat dan bukan barang yang najis.
*   **Dapat Diserahkan:** Barang tersebut harus bisa diserahkan kepada istri. Tidak sah jika menjadikan sesuatu yang tidak mungkin diserahkan (misalnya, ikan di laut lepas).
*   **Diketahui dengan Jelas:** Jenis dan jumlahnya harus jelas untuk menghindari sengketa di kemudian hari.
*   **Milik Suami:** Harus menjadi hak milik suami yang sah untuk diberikan.

5. Beberapa Kasus Khusus Terkait Maskawin

*   **Jika Perceraian Sebelum Berhubungan Intim:**
    *   Jika maskawin telah ditentukan, istri berhak mendapatkan **separuh** dari maskawin yang telah disepakati (QS. Al-Baqarah: 237).
    *   Jika maskawin belum ditentukan, suami wajib memberikan **mut'ah** (pemberian penghibur) yang nilainya pantas sesuai kemampuannya.

*   **Maskawin yang Sangat Murah (Misal: Rp 500):**
    Hukumnya **sah** secara akad nikah asalkan **disepakati oleh mempelai wanita** dan tidak ada paksaan. Namun, nilai yang sangat kecil ini dianggap tidak mencerminkan nilai penghargaan dan tanggung jawab yang semestinya. Islam menganjurkan untuk mempermudah maskawin, tetapi bukan berarti meniadakan nilainya sama sekali. Maskawin haruslah sesuatu yang pantas dan bermartabat.

*   **Maskawin Berupa Ibadah (Seperti Menghafal Al-Qur'an):**
    Seperti dalam hadis, ini diperbolehkan dan bahkan memiliki nilai spiritual yang tinggi, asalkan istri benar-benar rela dan mampu menerimanya sebagai bentuk kompensasi.

*Kesimpulan Akhir*

Maskawin adalah *kewajiban suami* dan *hak istri* yang memiliki makna mendalam dalam pernikahan Islam. Ia bukan sekadar formalitas atau "harga" bagi wanita, melainkan simbol komitmen, cinta, dan tanggung jawab suami. Esensi dari maskawin adalah kemudahan dan kesepakatan, bukan membebani. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam menetapkannya, tetapi juga tidak meremehkannya hingga kehilangan makna dan martabatnya. (*)


Saturday, November 01, 2025

Solusi Praktis Pelayanan JKN: Mengenal Lebih Dekat Petugas "BPJS Satu" di Fasilitas Kesehatan


PASURUAN – Kendala dalam mengakses layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini memiliki solusi praktis yang siap membantu langsung di lokasi. Inovasi layanan ini dikenal dengan nama *BPJS Satu*, singkatan dari *BPJS Kesehatan Siap Membantu*. Petugas BPJS Satu bertindak sebagai garda terdepan BPJS Kesehatan yang berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan (Faskes) untuk menjamin mutu dan kelancaran pelayanan.

Dalam sebuah dialog interaktif, Sabtu, 1/11/2025, perwakilan dari BPJS Kesehatan, Bapak Febri Hergara Tiastando, menjelaskan peran strategis petugas ini.

> "BPJS Satu, seperti namanya, siap membantu. Tugas utama kami adalah membantu para peserta JKN dalam memanfaatkan haknya dan mengakses pelayanan kesehatan. Kami fokus di faskes, terutama rumah sakit. Bagi peserta yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi, kami siap hadir untuk menghadirkan solusi," ujar Febri.

Jembatan Solusi di Faskes

BPJS Satu merupakan hasil *rebranding* dari layanan yang sudah ada sebelumnya, seperti BPJS Center. Petugas BPJS Satu kini hadir secara *mobile* di 12 rumah sakit (RS) di wilayah Pasuruan Raya (Kabupaten dan Kota). Karena jumlah petugas terbatas, BPJS Satu menjalin kolaborasi erat dengan petugas pengaduan yang wajib ditunjuk oleh setiap rumah sakit.

Peran utama BPJS Satu adalah menjadi jembatan antara peserta JKN, BPJS Kesehatan, dan pihak rumah sakit.
Kendala yang Paling Sering Ditemui:

* Pendaftaran Antrean Online: Ini adalah topik hangat. Banyak peserta kesulitan dalam meregistrasi akun atau menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk pendaftaran antrean *online*. Kendala sering muncul karena nomor ponsel sudah digunakan oleh anggota keluarga lain (misalnya, anak mendaftarkan akun orang tua). Solusinya, BPJS Satu membantu memperbarui atau mengalihkan nomor ponsel pada akun.
* Aktivasi Kepesertaan: Peserta yang baru melunasi tunggakan iuran, namun status kepesertaannya belum aktif saat akan berobat, bisa dibantu prosesnya oleh BPJS Satu.

Menjamin Mutu Layanan dan Respons Cepat

Selain menyelesaikan kendala peserta, salah satu tanggung jawab utama BPJS Satu adalah *memastikan mutu pelayanan kesehatan* di setiap faskes mitra. Hal ini dilakukan melalui kegiatan rutin yang disebut *supervisi*.

* Fokus Utama Supervisi: Saat ini, fokus utama adalah pada sistem antrean agar lebih jelas dan memberikan kepastian waktu tunggu bagi peserta. Selain itu, petugas juga memantau ketepatan jadwal praktik dokter.
* Mekanisme Supervisi: Supervisi di rumah sakit dilakukan *setiap bulan sekali* untuk memantau langsung dan mencegah munculnya keluhan terkait diskriminasi atau iur biaya tidak resmi (*iur biaya*).

> "Jangan sampai nunggu keluhan dulu, jadi kita kontrol dulu lewat kegiatan supervisi tersebut," tegas Febri.

Layanan BPJS Satu tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga melalui saluran komunikasi lain, termasuk:

* Layanan By Phone: Nomor kontak petugas dipasang di titik-titik layanan rumah sakit, memudahkan peserta menghubungi langsung.
* Kolaborasi dengan Faskes: Petugas rumah sakit yang menghadapi kendala peserta seringkali berinisiatif menghubungi BPJS Satu untuk mendapatkan *quick response*.
* Layanan 24 Jam: Peserta dapat menghubungi *call center* 165 untuk mendapatkan akses informasi dan penanganan kendala kapan saja.

Turun Langsung ke Peserta (Customer Visit)

Untuk mengukur tingkat kepuasan, BPJS Satu melakukan kegiatan *Customer Visit*. Petugas turun langsung ke lapangan (rawat jalan dan rawat inap) untuk mewawancarai pasien, menanyakan pengalaman dan keluhan mereka. Kegiatan ini dilakukan secara tidak terjadwal untuk mendapatkan gambaran pelayanan yang nyata.

Petugas BPJS Satu mudah dikenali saat bertugas di rumah sakit.

> "Biasanya kami menggunakan atribut rompi  warna terang/ngejreng dengan tulisan besar BPJS 1 di belakang. Kalau menemukan kami, jangan sungkan untuk memanggil kami," jelasnya.

Dengan adanya BPJS Satu, masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk menanyakan masalah pelayanan atau mencari solusi teknis. Bantuan kini sudah tersedia langsung di pintu layanan kesehatan. (*)

Firnas Muttaqin

Tayang disini:
https://mediaonlinenasional.com/solusi-praktis-pelayanan-jkn-mengenal-lebih-dekat-petugas-bpjs-satu-di-fasilitas-kesehatan/