Oleh Firnas Muttaqin
TANGERANG SELATAN – ASPPENDO (Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia) berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar webinar berbagi inspirasi bertajuk “Kisah Sukses UMKM Menembus Pasar Retail Modern” pada Rabu (11/3/2026). Acara yang dikemas dalam konsep "Ngabuburit Bareng UMKM" ini menghadirkan Selamet Ibrohim, pemilik CV Syabina Berkah Sejahtera, yang membagikan perjalanannya membawa produk sambal olahan ikan lokal ke jejaring ritel nasional hingga pasar internasional.
Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Pemberdayaan Usaha KKP, Dewi Erduti, menekankan bahwa menembus pasar ritel modern bukan sekadar soal keberuntungan, melainkan buah dari ketekunan dan profesionalisme.
“Dibutuhkan konsistensi kualitas produk, manajemen usaha yang baik, kemasan yang menarik, serta kemampuan membangun jejaring dan kepercayaan dengan berbagai pihak,” ujar Dewi saat membuka acara via Zoom.
Selamet Ibrohim, atau yang akrab disapa Pak Memet, mengungkapkan bahwa usahanya yang dirintis sejak akhir 2019 sempat terbentur pandemi COVID-19. Namun, ia justru melihat peluang dengan menghadirkan produk bergizi tinggi berupa Sambal Obong (sambal dengan dua tahap pengolahan) yang memiliki tujuh varian, seperti cumi, cakalang, dan jambal roti.
Berkat konsistensi dan pendampingan dari KKP serta program ekspor dari Kementerian Perdagangan, produk CV Syabina Berkah kini telah mengantongi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dengan predikat A. Prestasi ini memuluskan langkah produknya masuk ke ritel besar seperti Krisna Oleh-Oleh, Aeon, Sarinah, hingga menjangkau 21 negara melalui mitra agregator.
“Dulu kami sempat kesulitan menembus ritel modern. Namun, kami jadikan itu stimulus untuk memperbaiki diri. Kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi produk yang menjawab kebutuhan pasar, seperti produk terbaru kami Fish and Cheese yang lebih sehat,” ungkap Memet dalam sesi diskusi langsung dari ruang produksinya di Pamulang.
Acara yang dipandu oleh moderator Agustina Ari dan host Mei Yanti Nainggolan ini diikuti oleh ratusan pelaku UMKM sektor kelautan dan perikanan. Selain berbagi strategi, sesi ini juga menjadi ajang motivasi bagi UMKM untuk tetap produktif di bulan Ramadan dan berani melakukan inovasi produk agar bisa "naik kelas." (*)
No comments:
Post a Comment