Ustadz Adi Hidayat
"Seseorang yang masuk masjid dengan niat ibadah—belum melakukan apa pun—hanya berniat untuk ibadah, ingin i‘tikaf, ingin mengikuti pengajian, ingin salat, atau ingin membaca Al-Qur'an, maka sejak ia masuk masjid, ia telah mendapatkan 25 kebaikan. Jarak antara satu kebaikan dengan kebaikan berikutnya adalah sejauh 500 tahun perjalanan.
Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah ﷺ:
> **مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ فَهُوَ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ ، وَتَصَفُّحُ الْقُرْآنِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَقْرَأَ فِيهِ تَزْدَادُ بِهِ الْحَسَنَاتُ**
>
> "Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian mendatangi masjid, maka ia dalam keadaan salat selama ia menunggu salat (di masjid). **Dan membuka-buka (melihat) Al-Qur'an tanpa membacanya, akan ditambahkan kebaikan-kebaikan karenanya**." (Hadis riwayat Ath-Thabarani, dinilai hasan oleh Al-Haitsami).
Sebagai perbandingan, jika kita membaca Al-Qur'an, satu huruf saja mendapat 10 kebaikan, berdasarkan hadis:
> **مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ**
>
> "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur'an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kali. Aku tidak mengatakan 'Alif Lām Mīm' itu satu huruf, tetapi 'Alif' satu huruf, 'Lām' satu huruf, dan 'Mīm' satu huruf." (HR. At-Tirmidzi).
Maka ilustrasi jarak 500 tahun itu menggambarkan besaran kebaikan yang kita dapatkan hanya dengan niat dan kedudukan menunggu salat di masjid.
Ukuran kebaikan itu akan diperlihatkan kepada kita saat akan wafat, dan di akhirat barulah semuanya dikumpulkan. Itulah yang disebut dengan pahala.
Jika ada orang yang sehari saja tidak mengaji (mempelajari/membaca Al-Qur'an), ia telah merugi. Kerugian itu semakin besar jika banyak kesalahan yang dilakukan, apalagi jika sedikit amal baik tetapi banyak kesalahannya. Cita-citanya ingin masuk Surga Firdaus, yang di dalamnya bersama Nabi, tetapi tanpa bekal ilmu dan amal, bagaimana mungkin tercapai?"
---
Catatan Penting:
1. **Hadis tentang 25 Kebaikan dan Jarak 500 Tahun:** Poin spesifik tentang **"25 kebaikan"** dan **"jarak 500 tahun"** yang disebutkan Ustadz Adi Hidayat merujuk pada **hadis yang berbeda**, yaitu tentang keutamaan berjalan menuju masjid. Setiap langkah kaki seseorang yang berwudu dari rumahnya ke masjid akan mengangkat derajatnya dan menghapus kesalahannya. Jarak antara dua langkahnya diukur sejauh **500 tahun perjalanan**. Berikut hadisnya:
* **Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu**, Rasulullah ﷺ bersabda:
> **مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ، كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً**
>
> "Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian berjalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan kewajiban dari Allah, maka setiap langkahnya yang satu menghapus kesalahan dan langkah lainnya mengangkat derajat." (HR. Muslim).
* **Dalam riwayat lain** (seperti dari Abu Dawud, Ath-Thabarani, dan lainnya) disebutkan tambahan:
> **وَإِنَّ بَيْنَ الْبَيْتِ وَبَيْنَ الْمَسْجِدِ لَمَسَافَةً وَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا خَرَجَ يَمْشِي إِلَى الصَّلَاةِ كَانَ بِكُلِّ خَطْوَةٍ سَبْعُمِائَةِ حَسَنَةٍ ، وَيُرْفَعُ لَهُ بِهَا سَبْعُمِائَةِ دَرَجَةٍ ، وَيُحَطُّ عَنْهُ سَبْعُمِائَةِ سَيِّئَةٍ ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا كَانَ فِي الصَّلَاةِ كَانَتْ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا دَامَ فِي مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلَّى فِيهِ : اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ . وَيَقُولُونَ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ ، اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ . مَا لَمْ يُؤْذِ فِيهِ ، مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيهِ . وَأَيُّمَا رَجُلٍ أَعْمَرَ مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ . وَبَيْنَ الْمَنْزِلِ وَالْمَسْجِدِ خَمْسُمِائَةِ عَامٍ**
>
> "...Sesungguhnya antara rumah dan masjid itu ada jaraknya. Dan sesungguhnya salah seorang dari kalian jika keluar berjalan untuk salat, maka setiap langkahnya dicatat **700 kebaikan**, diangkat **700 derajat**, dan dihapus **700 kesalahan**... **Dan antara rumah dan masjid itu (jaraknya) 500 tahun**." (HR. Ath-Thabarani, dinilai hasan oleh Al-Albani).
2. **Sintesis Penjelasan:** Ustadz Adi Hidayat menggabungkan makna dari beberapa hadis tersebut. Inti yang beliau sampaikan adalah:
* **Niat dan kedatangan untuk ibadah di masjid itu sendiri sudah bernilai pahala yang sangat besar**, sebanding dengan perjalanan ratusan tahun.
* **Bahkan aktivitas persiapan ibadah** (seperti membuka Al-Qur'an) sudah mendatangkan kebaikan.
* Ini menjadi motivasi untuk rajin ke masjid dan meningkatkan kualitas ibadah, serta menjauhi kesia-siaan yang menyebabkan kerugian. (*)
No comments:
Post a Comment