Sunday, June 07, 2026

Meneguhkan Dakwah Kemanusiaan, Milad ke-109 'Aisyiyah Gadingrejo Gaungkan Perdamaian dari Lingkungan Keluarga

Ketua PCA Gadingrejo Hj. Indria Mawaddah, S.Ag.

Pasuruan – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Milad ke-109 'Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Gadingrejo, Kota Pasuruan, Ahad (7/6/2026) atau bertepatan dengan 21 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Gading Permai, Kelurahan Gadingrejo tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen dakwah kemanusiaan dan perdamaian di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, acara ini dihadiri berbagai tokoh dan unsur masyarakat. Hadir di antaranya Hj. Fitri Ismarida Nawawi, S.H., M.H., ibunda Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kota Pasuruan Dr. Hj. Emilis Setyawati, Ketua PCA Gadingrejo Hj. Indria Mawaddah, S.Ag., perwakilan Forkopimcam Gadingrejo, pengurus PKK, tokoh masyarakat, serta para kader dan simpatisan 'Aisyiyah.

Dakwah Inklusif untuk Semua Lapisan Masyarakat

Ketua PCA Gadingrejo, Hj. Indria Mawaddah, S.Ag., menegaskan bahwa gerakan 'Aisyiyah senantiasa hadir sebagai organisasi perempuan Islam yang terbuka dan inklusif. Menurutnya, dakwah tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Perdamaian tidak akan terwujud secara utuh apabila di sekitar kita masih terdapat kelaparan, ketidakadilan, kebodohan, dan berbagai bentuk kekerasan. Karena itu, dakwah kemanusiaan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PCA Gadingrejo merupakan bagian dari upaya membangun perdamaian dari tingkat keluarga hingga lingkungan sekitar. Kesuksesan penyelenggaraan milad ini, lanjutnya, juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Lazismu dan para donatur.

Perdamaian Global Dimulai dari Ketahanan Keluarga

Dalam sambutannya, Ketua PDA Kota Pasuruan, Dr. Hj. Emilis Setyawati, mengajak para kader untuk memahami bahwa isu perdamaian dunia memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ia mencontohkan bagaimana konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat melalui kenaikan harga kebutuhan pokok. Situasi tersebut, menurutnya, harus disikapi dengan bijak dan produktif.

“Ketika terjadi gejolak global, dampaknya bisa kita rasakan sampai di dapur rumah tangga. Karena itu, kader 'Aisyiyah harus menjadi teladan dalam membangun ketahanan pangan keluarga, salah satunya dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Melalui langkah sederhana tersebut, masyarakat diharapkan tidak mudah panik menghadapi perubahan ekonomi sekaligus mampu memperkuat kemandirian keluarga.

Keharmonisan Rumah Tangga sebagai Pondasi Perdamaian

Sementara itu, Hj. Fitri Ismarida Nawawi, S.H., M.H., menyoroti pentingnya keharmonisan keluarga sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang damai.

Menurutnya, peran seorang ibu sangat besar dalam menjaga ketahanan keluarga. Karena itu, hubungan yang dibangun atas dasar saling menghormati dan menghargai antara suami dan istri menjadi kunci terciptanya suasana rumah tangga yang harmonis.

Ia mengingatkan agar setiap anggota keluarga mampu mengendalikan emosi dan menghindari konflik yang tidak perlu. Sikap saling memahami dan menghargai, katanya, akan melahirkan ketenteraman dalam keluarga yang kemudian berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Senam Bersama, Bazar UMKM dan Layanan Kesehatan Gratis

Selain rangkaian seremonial, peringatan Milad ke-109 'Aisyiyah juga dimeriahkan dengan senam 'Aisyiyah dan Senam Anugerah yang diikuti seluruh peserta dengan penuh antusias.

Di area kegiatan juga tersedia bazar produk kuliner dan usaha mikro yang dikelola Majelis Ekonomi 'Aisyiyah, Lazismu, serta santri Pondok Pesantren SPEAM. Tidak hanya itu, panitia turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan oleh para tamu undangan dan warga yang hadir.

Melalui peringatan Milad ke-109 ini, PCA Gadingrejo kembali menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan bukan sekadar slogan. Dakwah diwujudkan melalui langkah-langkah nyata, mulai dari membangun ketahanan keluarga, memperkuat persatuan masyarakat, hingga menumbuhkan kepedulian sosial demi terwujudnya kehidupan yang damai dan berkeadilan.

Penulis: Firnas Muttaqin

No comments: