TUBAN — Semarak Milad ke-3 Masjid Supangat, Panyuran, Kabupaten Tuban, berlangsung meriah, Selasa (25/8/2026). Mengusung semangat “Mengakar dalam Iman, Bertumbuh untuk Peradaban”, rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan nuansa keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan, pelayanan sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian Milad ke-3 Masjid Supangat telah dimulai sejak agenda Kajian Ahad Pagi. Kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menyemarakkan milad sekaligus menguatkan pesan dakwah dan pembinaan keimanan bagi jamaah.
Usai Kajian Ahad Pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi. Jamaah dan masyarakat diajak menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas olahraga bersama. Perpaduan kajian keagamaan dan senam pagi tersebut menunjukkan bahwa semangat memakmurkan masjid tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan dan kebersamaan warga.
Puncak kemeriahan kemudian hadir melalui kegiatan “Mlaku Bareng” yang digelar Selasa (25/8/2026). Kegiatan ini diikuti diperkirakan ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, terutama warga Panyuran, Tasikmadu, dan wilayah sekitarnya.
Warga berbaur dalam suasana penuh keakraban. Para peserta berjalan santai dari kawasan Masjid Supangat dengan penuh antusias, menjadikan jalan sehat tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antarwarga.
Panitia menyiapkan berbagai doorprize, di antaranya tiga ekor kambing serta sejumlah hadiah menarik lainnya seperti mesin cuci, lemari, peralatan rumah tangga, dan hadiah bagi peserta yang beruntung. Selain itu, tersedia pula 500 porsi bakso gratis untuk masyarakat.
Semangat berbagi menjadi salah satu warna kuat dalam perayaan milad tahun ketiga ini. Berbagai kegiatan sosial turut digelar, mulai dari pengajian Subuh spesial milad, khitanan massal, donor darah, pemeriksaan mata gratis, bekam gratis, pembagian bibit pohon buah, hingga bazar sembako murah.
Ketua DPRD Kabupaten Tuban Sugiantoro, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap perkembangan Masjid Supangat. Ia menilai kegiatan yang digelar pengurus masjid menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban, Kyai Masrukin. Menurutnya, Masjid Supangat sejak awal tidak hanya diarahkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat dakwah, pendidikan, silaturahmi, dan pelayanan sosial.
Kiprah tersebut semakin menguat setelah Masjid Supangat meraih penghargaan dalam ajang Kompetisi Masjid Muhammadiyah se-Jawa Timur pada perayaan milad sebelumnya. Prestasi itu menjadi salah satu penanda bahwa masjid yang relatif masih muda tersebut mampu menunjukkan kontribusinya di tengah masyarakat.
“Pada usia ketiga ini, kita rayakan dengan bakti sosial, khitanan massal, jalan sehat, pembagian bibit tanaman, serta berbagai kegembiraan lainnya. Semoga semakin kokoh iman kita, semakin meluas manfaatnya, dan Masjid Supangat senantiasa diberkahi,” ujar Kyai Masrukin.
Kemeriahan Milad ke-3 Masjid Supangat juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk ikut mengambil bagian. Sejumlah UMKM turut memeriahkan kegiatan dengan membuka lapak dan menawarkan berbagai produk kepada masyarakat yang hadir. Kehadiran mereka membuat kawasan sekitar masjid tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana masjid dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai unsur masyarakat. Jamaah, warga, pelaku UMKM, komunitas, organisasi, dan para dermawan bertemu dalam suasana kebersamaan yang membawa pesan kemanfaatan.
Dengan peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang, Mlaku Bareng akhirnya bukan sekadar kegiatan jalan sehat. Ia menjadi bagian dari rangkaian panjang Milad ke-3 Masjid Supangat yang sejak Kajian Ahad Pagi, senam pagi, hingga berbagai kegiatan sosial berusaha menyatukan nilai iman, kesehatan, silaturahmi, kepedulian, dan pemberdayaan masyarakat.
Memasuki usia ketiga, Masjid Supangat menunjukkan bahwa tema “Mengakar dalam Iman, Bertumbuh untuk Peradaban” bukan sekadar slogan. Semangat tersebut diterjemahkan melalui kegiatan nyata yang berusaha menghubungkan kehidupan beragama dengan kepedulian sosial dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Dari masjid, semangat kebersamaan bergerak ke tengah masyarakat. Dari kajian tumbuh penguatan iman, dari senam lahir kesadaran hidup sehat, dari jalan bersama terjalin silaturahmi, dan dari berbagai kegiatan sosial mengalir manfaat bagi sesama. (*)
FIRNAS MUTTAQIN
No comments:
Post a Comment